Pegadaian Bidik 6 Ribu Agen Baru

Selasa, 07 November 2017 – 10:41 WIB
Ilustrasi pegadaian. Foto: Malut Post/JPNN

jpnn.com, JAKARTA - PT Pegadaian menargetkan memiliki enam ribu agen baru di seluruh Indonesia pada 2018 mendatang.

Saat ini, Pegadaian telah mengembangkan delivery channel dengan sistem agen pemasar.

BACA JUGA: Menteri BUMN Angkat Ina Primiana jadi Komut Pegadaian

Para agen pemasar tersebut diharapkan bisa mendongkrak pendapatan perseroan.

”Pengembangan agen pemasar Pegadaian ini diharapkan mempercepat inklusi keuangan. Sebab, mereka akan menyebarkan informasi dan layanan serta menjual produk-produk Pegadaian secara lebih luas,” kata General Manager Pemasaran, Market Intelligence, & Sales Pegadaian Syahrul Rusli, Senin (6/11).

BACA JUGA: Menteri BUMN Tunjuk Sunarso jadi Dirut Pegadaian

Launching agen pemasar Pegadaian se-Indonesia dilakukan pada Juli 2017. Sebelumnya, ada uji coba sejak 2016 dan dikembangkan di Jawa Tengah.

Setelah dinyatakan berhasil, agen pemasar tersebut dijadikan program secara nasional.

BACA JUGA: Ingat! Jangan Pusatkan Uang Dalam Satu Jenis Investasi

”Sekarang kami punya 1.200 agen se-Indonesia. Konsep agen pemasar, mereka harus punya tempat usaha. Lalu, kami latih tentang produk pembiayaan dan pegadaian secara umum,” jelasnya.

Selain itu, kunci agen pemasar adalah memiliki konsumen atau pelanggan.

Dengan begitu, mereka bisa mencari nasabah dengan mudah lewat akses luas kepada masyarakat.

”Kami berharap pihak ketiga ini berbasis sistem komisi apabila agen punya nasabah baru,” ujarnya.

Semakin tersebarnya informasi dan layanan tentang Pegadaian akan berkontribusi cukup signifikan terhadap penjualan dan pendapatan perseroan.

Saat ini masyarakat mengenal Pegadaian hanya sebatas gadai.

Padahal, Pegadaian dapat melayani investasi emas batangan, baik secara tunai maupun cicilan.

Ada juga pinjaman untuk modal usaha, layanan pengiriman dan terima uang, baik dalam negeri maupun luar negeri.

Teranyar, nasabah bisa menabung emas dengan cara yang mudah dan aman.

”Target kami pada 2018 bisa mencapai 6.000 agen baru se-Indonesia. Dengan jaringan organik yang telah mencapai 4.400 outlet, kami yakin target tersebut bisa tercapai. Setiap kantor, kami targetkan minimal memiliki dua agen pemasar,” tuturnya.

Sejak diluncurkan pada Juli 2017, hingga Oktober ini agen pemasar menghasilkan omzet Rp 17 miliar. (tih/wir/c16/fal)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Tabungan Emas Pegadaian Sudah Tembus 98 Persen dari Target 2017


Redaktur & Reporter : Ragil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler