Pekerja Seni Dilupakan, Ahmad Dhani Bentuk Menteri Tandingan

Sabtu, 01 November 2014 – 04:27 WIB
Pekerja Seni Dilupakan, Ahmad Dhani Bentuk Menteri Tandingan. JPNN.com

jpnn.com - MUSISI Ahmad Dhani tak mau berdiam diri melihat penyanyi di Indonesia yang berkembang hanya di tanah air saja.  Dhani berkeinginan untuk memajukan dan mengembangkan penyanyi maupun musisi di Indonesia agar go internasional. Ia sadar bukan perkara mudah untuk membuat para pelaku musik di Indonesia sukses di luar negeri.

Untuk mewujudkan itu, menurutnya pemerintah bisa berkontribusi dalam memajukan penyanyi di Indonesia. Salah satu caranya yakni membuat kementerian khusus.

BACA JUGA: 2 Kali Gagal, Nuri Maulida Akan Dinikahi Pria Lebih Muda

"Saya pengen buat Kementerian Seni dan Industri Kreatif," ungkap Dhani saat menjadi juri di salah satu ajang pencarian bakat, Jumat (31/10) malam.

Menurut bapak beranak empat ini, Kementerian Seni dan Industri Kreatif perlu dibuat mengingat selama ini pemerintah kurang memperhatikan para pelaku industri musik di Indonesia.

BACA JUGA: Film Gunung Emas Almayer Tayang di Negara Antarbenua

"Karena pemerintah nggak mikirin yang begini-beginian, makanya kita harus bentuk," serunya.

Mantan suami Maia Estianty ini bahkan sudah menunjuk dirinya sendiri sebagai menteri yang membidangi kementerian yang ingin ia bentuk. Pentolan grup band 'Dewa 19' ini juga yakin bila ia yang memimpin bakal banyak sponsor yang akan membantu. Untuk itu ia berharap suatu saat nanti idenya itu bisa terwujud.

BACA JUGA: Gunung Emas Almayer, Film Dengan Biaya Produksi Rp 60 Miliar

"Nanti gw yang jadi menteri bayangannya, lo (Bebi Romeo-red) nanti jadi wakil menterinya. Kalau kita yang jadi, nanti pengusaha-pengusaha banyak yang akan kasih sponsor ke kita, supaya Indonesia punya wadah yang jelas. Doain karena ini adalah masih bayangan, doain semoga menteri bayangan ini jadi nyata," pintanya. (chi/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Luna Anggap Pacar Baru Lebih Ganteng ketimbang Ariel


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler