Pelaku Curanmor Nyali Besar, Beraksi Tanpa Menutupi Wajah

Jumat, 26 April 2019 – 18:54 WIB
Pelaku curanmor. Foto JPG

jpnn.com, SIDOARJO - Para bandit pencurian kendaraan bermotor (curanmor) tampaknya tidak gentar dengan ancaman tembak di tempat jajaran kepolisian.

Betapa tidak, alap-alap motor masih terus beraksi. Rabu (24/4) pelaku menggondol sepeda motor di sebuah tempat kos di Jalan Raden Patah, Sidoarjo Kota.

BACA JUGA: Jalan – jalan Dibuntuti Polisi, Melawan, Dor!

Ulah bandit terekam CCTV. Kali ini pelaku beraksi seorang diri. Wajahnya terlihat cukup jelas.

Sebab, pelaku tidak memakai penutup kepala atau helm sebagaimana biasanya. Menurut Fajar Aditya, salah seorang penghuni kos, pelaku beraksi pukul 03.20.

BACA JUGA: Coba Kabur, Dor! Residivis Pelaku Curanmor Ditembak Polisi

BACA JUGA : Asyik Tidur di Hotel, Pelaku Curanmor Kaget Digerebek Polisi

Awalnya bandit berjalan di lorong gang tempat kos berada. Wajahnya celingukan.

BACA JUGA: Asyik Tidur di Hotel, Pelaku Curanmor Kaget Digerebek Polisi

Dalam waktu singkat, aksi pelaku mulai berlangsung. Yang diambil sebuah motor Honda Scoopy.

Padahal, kendaraan itu sudah dikunci setir. "Dalam hitungan detik, terlihat motor sudah bisa dituntun," katanya.

Motor merah tersebut dibawa keluar gang. Ternyata, pelaku tidak benar-benar beraksi sendiri.

Sebab, tidak lama berselang, pelaku kembali. Kali ini bersama temannya. Mereka mau mengambil motor lain. Kendaraan yang diincar untuk dibawa lari adalah Honda CBR 150R.

BACA JUGA : Terlibat Kasus Curanmor, Siswa Gagal Ikut UNBK

 

Namun, aksi dua bandit itu tidak berjalan mulus. "Alarm yang terpasang pada motor berbunyi," ucap Fajar.

Mendengar alarm berbunyi, pelaku langsung semburat kabur. Meninggalkan motor yang sebetulnya sudah dipindah dari tempat parkir awal.

"Orang-orang kos langsung keluar. Pelakunya sudah tidak ada," tambahnya.

BACA JUGA : Lah Cemen, Ditangkap Polisi Kurir Curanmor Malah Nangis

Fajar mengungkapkan, tempat kosnya memang rawan menjadi sasaran alap-alap motor. Banyak motor penghuni kos yang diparkir di lorong gang.

"Tidak bisa dimasukkan (ke kamar kos, Red)," ujar pemuda 25 tahun tersebut. "Informasinya, korban yang motornya dicuri sudah membuat laporan ke polisi," sambungnya.

Kejadian itu semakin menambah pekerjaan rumah jajaran kepolisian. Berdasar reportase Jawa Pos, mulai awal tahun hingga April ini, terpantau setidaknya sudah terjadi 89 aksi curanmor.

Sebagian besar kasus curanmor itu terjadi di wilayah hukum Polsek Sidoarjo Kota. Bukan hanya motor yang menjadi incaran pelaku.

Bandit sesekali juga mengembat kendaraan roda empat. Di antaranya mobil pikap dan truk.

Banyaknya curanmor tersebut sudah mendapat atensi polisi. Kapolresta Sidoarjo Kombespol Zain Dwi Nugroho pun memberikan instruksi kepada jajarannya untuk bisa melakukan pengungkapan.

Bahkan, bila diperlukan, ada tindakan berupa tembak di tempat atau tindakan tegas terukur. Dengan demikian, diharapkan ada efek jera. (edi/c9/hud/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Kawanan Maling Motor Panik, Loper Koran jadi Korban


Redaktur & Reporter : Natalia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler