Pelatih Arema FC Minta Pemain Pasang Target Pribadi

Rabu, 04 Oktober 2017 – 08:06 WIB
Pemain Arema FC, Dendi Santoso (kanan) dan Benny Wahyudi. Foto: JPG/dok.JPNN.com

jpnn.com, MALANG - Liga 1 musim ini bakal segera berakhir. Liga kasta tertinggi di Indonesia ini tinggal menyisahkan tujuh laga lagi.

Para pemain Arema FC mau tidak mau harus berjuang sekuat tenaga agar tidak terdepak pada musim depan.

BACA JUGA: Kurnia Meiga Absen Hingga Akhir Musim, Sakit Apa?

Tim Pelatih Arema FC menyadari bahwa akhir musim biasanya menjadi ajang show bagi para pemain.

Hal ini dinilai wajar, bahkan Pelatih Joko ”Gethuk” Susilo memberi kebebasan bagi para pemain untuk memasang target setinggi-tingginya.

BACA JUGA: Menanti Kejutan Sang Supersub setelah Pulih dari Cedera

”Tadi sudah saya bilang kepada pemain untuk memasang target pribadi setinggi-tingginya, itu tidak masalah,” katanya usai latihan di Lapangan Abdul Rachman Saleh kemarin (3/10).

Menurut dia, jika permainan tiap individu bagus, otomatis permainan tim akan terkerek naik.

BACA JUGA: Gol dari Sepak Pojok Warnai Kemenangan PSM Atas Semen Padang

”Untuk tim kan ada saya agar pemain tidak bermain individual. Seperti striker, tidak masalah memasang target cetak gol karena tugasnya memang mencetak gol,” imbuhnya.

Karena itu, Gethuk berharap agar pemain bisa menampilkan kualitas terbaiknya di akhir musim mendatang. Menurut dia, dirinya tidak akan memandang pemain berdasarkan usia.

”Pasti ada kesempatan, pemain yang ingin starter harus meningkatkan skill-nya. Tidak ada belas kasihan bagi pemain (pemain muda, Red) untuk bisa tampil,” imbuhnya.

Selama ini, sejumlah pemain muda Arema FC memang jarang dimainkan, buntut dari dihapusnya regulasi berupa kewajiban memainkan U-23.

Gethuk lebih suka memainkan pemain gaek seperti Ahmad Bustomi, Hendro Siswanto, dan Dendi Santoso.

Sebelumnya, saat masih ada regulasi tersebut, tim pelatih sering menjadikan pemain U-23 sebagai starter. Seperti Bagas Adi Nugroho, Nasir, dan Hanif Sjahbandi.

Tiga pemain ini belakangan jarang mendapatkan tempat. Khusus untuk Bagas, pemain ini jarang main karena masih proses pemulihan dari cedera.

Dalam latihan kemarin (3/10), pelatih Arema FC tampaknya fokus pada penguatan fisik dan finishing touch atau penyelesaian akhir.

”Tadi pagi (kemarin, Red) kita fitness, lalu tadi kita ada finishing touch, sebenarnya ada materi tentang ball possession, tapi karena lapangan kurang (kurang memadai, Red), pemain banyak yang mengeluh. Jadi hanya finishing touch aja,” jelasnya.

Penyelesaian akhir ini dibenahi untuk menghadapi Bali United di kandang mereka. Pembenahan ini diperlukan karena tim yang dihadapi cukup produktif.

Total, Bali United sudah mencetak 58 gol dari 27 laga. Sementara Arema FC baru mencetak 30 gol dari 27 laga. (c3/riq)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Mitra Kukar Jaga Asa Finis di 10 Besar Liga 1


Redaktur & Reporter : Soetomo

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag
Arema FC   Liga 1  

Terpopuler