Pelindo dan BSI Berkolaborasi Percepat Pertumbuhan Ekosistem Keuangan Syariah

Rabu, 02 November 2022 – 19:35 WIB
PT Pelindo dan BSI bekerja sama untuk mendorong pertumbuhan ekosistem keuangan syariah melalui sektor kemaritiman Indonesia. Foto ilustrasi/dok Pelindo I

jpnn.com, BANDA ACEH - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo dan PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) menyepakati kolaborasi strategis untuk mendorong pertumbuhan ekosistem keuangan syariah melalui sektor kemaritiman Indonesia. 

Hal ini dituangkan melalui penandatanganan perjanjian kerja sama antara PT Pelabuhan Indonesia dan PT BSI tentang Layanan Jasa Perbankan Melalui Sistem Host to Host. 

BACA JUGA: Pelindo Siapkan Akses Khusus ke Pelabuhan Kalibaru dari Timur

Kerja sama ini ditandatangani oleh Wakil Direktur Utama Pelindo Hambra dan Wakil Direktur Utama BSI Bob Tyasika Ananta. 

Dengan adanya sinergi ini, Pelindo dan BSI akan makin solid ambil bagian dalam percepatan pertumbuhan ekonomi keuangan nasional berbasis syariah melalui layanan sistem perbankan syariah yang akan diimplementasikan di Pelindo. 

BACA JUGA: Perkuatan GCG, Transparansi Internasional Indonesia dan Pelindo Berkolaborasi

Turut hadir dalam acara penandatanganan yaitu Kepala Biro Ekonomi Provinsi Aceh, Bapak Amirullah, Ketua Komisi 3 DPRA, Bapak Dr. T Raja Keumangan, MH, Ketua Dewan Pengawasan Syariah Aceh, Ketua Kadin Aceh, Kepala kantor perwakilan BI Aceh, Kepala OJK Aceh, Kepala Bea Cukai Aceh, Syahbandar, para stakeholder dan pengguna jasa pelabuhan. 

Hadirnya BSI sebagai bank mitra yang ditunjuk Pelindo untuk media transaksi layanan yang terintegrasi secara menyeluruh diantaranya melalui media auto collection system dan billing payment akan sangat memudahkan pembayaran jasa kepelabuhanan dan non kepelabuhanan.

BACA JUGA: Subholding Pelindo Mencatat Arus Peti Kemas 8,2 Juta TEUs pada 2022

“Dengan kerja sama ini, kami meyakini Pelindo juga mendukung misi BSI mendorong kemajuan ekonomi Indonesia, khususnya melalui ekosistem keuangan berbasis syariah. BSI berharap kerja sama ini akan menjadi salah satu akses yang memberikan kemudahan dari sisi digitalisasi serta meningkatkan literasi perbankan syariah di lingkungan Pelindo,”ucap Bob. 

Produk layanan auto collection system dan billing payment BSI adalah alternatif produk layanan perbankan yang berbasis syariah yang dikembangkan untuk menjawab kebutuhan Pelindo dan pengguna jasa Pelindo dalam mendukung pertumbuhan Ekosistem Keuangan Syariah. 

Harapannya, produk ini dapat digunakan dan bermanfaat bagi Pengguna Jasa Pelindo dan nasabah korporat BSI lainnya. 

“Sebagaimana diketahui, perjanjian kerja sama ini merupakan perwujudan nyata sinergi antar perusahaan BUMN yang selalu diamanatkan oleh Kementerian BUMN dengan tagline bersama BSI & Pelindo Sinergi Membangun Negeri. Kerja sama ini menjadi upaya untuk akselerasi peningkatan dan efektifitas bisnis pada kedua perusahaan BUMN yang pada akhirnya dapat memberikan kontribusi untuk negeri,” ujar Hambra.  

Kerja sama ini akan dimulai dari Pelindo Regional I khususnya pelabuhan di Aceh yaitu Cabang Malahayati dan Cabang Lhokseumawe. 

Pemilihan Aceh sebagai lokasi perdana implementasi sistem ini karena memiliki latar belakang penting dari kebangkitan ekonomi syariah melalui penerapan Perda/Qonun Aceh. 

Kesepakatan ini menjadi spirit baru bagi Pelindo dan BSI untuk bersama bergerak membangun ekonomi syariah di Tanah Air. 

Selanjutnya, kerja sama ini secara bertahap akan diimplementasikan di Regional Pelindo lainnya. 

“Sinergi Pelindo dan BSI makin mendorong sistem perbankan syariah di Aceh yang mendukung transaksi BUMN sesuai kaidah islam. Pergerakan sektor kemaritiman di Aceh cukup besar mengingat wawasan perairan di Indonesia yang cukup luas. Kami berharap semoga kesempatan ini dapat berjalan dengan baik dan tidak hanya di Aceh, namun di semua Pelabuhan Indonesia,” ujar Amirullah, Kabiro Ekonomi Provinsi Aceh. 

Sebelumnya, kerja sama Pelindo dan BSI dalam penggunaan produk layanan perbankan dimulai dan berjalan dengan baik. 

Kerja sama ini akan meluas ke pelayanan jasa kepelabuhanan dengan potensi nilai transaksi mencapai Rp 28 triliun per tahun. 

Hal ini akan menjadi semangat dan potensi bagi BSI untuk melakukan improvement dari segi layanan, produk, dan teknologi berdasarkan prinsip-prinsip syariah dan dapat diimplementasikan untuk peningkatan layanan kepada nasabah korporat lainnya. (mrk/jpnn)


Redaktur : Tarmizi Hamdi
Reporter : Tarmizi Hamdi, Tarmizi Hamdi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler