Peluru Nyasar ke DPR, Pelaku Diduga Modifikasi Senjata

Selasa, 16 Oktober 2018 – 14:19 WIB
Bareskrim Polri menindaklanjuti insiden peluru menembus ruang kerja anggota DPR. Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Peluru nyasar menembus kaca dua ruangan anggota DPR, Wenny Warouw dan Bambang Hari, Senin (15/10) kemarin.

Peluru nyasar itu diduga dari senjata api yang digunakan anggota Pengda Perbakin Banten berinisial I, yang saat itu tengah latihan menembak di Lapangan Tembak Perbakin Senayan, yang berada di belakang gedung DPR.

BACA JUGA: Anggota Perbakin Dibekuk Terkait Peluru Nyasar di Gedung DPR

Ketua DPR Bambang Soesatyo mengatakan berdasar informasi yang ada, I yang juga seorang pegawai negeri sipil (PNS) itu telah mengikuti Penataran dan Pendidikan Tembak Reaksi.

Menurutnya, I baru memiliki sertifikat kelulusan Tembak Reaksi 2018.

BACA JUGA: Tembakan di Ruang Anggota DPR Berasal dari Peluru Nyasar

"Patut diduga yang bersangkutan menggunakan senjata genggam Glock-17 calilber 9 mm yang telah dimodifikasi menjadi full otomatis," kata Bambang, Selasa (16/10).

Bambang menjelaskan, penggunaan senjata otomatis dilarang keras dalam arena olahraga menembak Perbakin Senayan.

BACA JUGA: Detik - Detik Peluru Menembus Gedung DPR, Tiarap, Pak!

Berdasarkan informasi lapangan, lanjut Bambang, yang bersangkutan ketika reloading atau saat mau mengeluarkan magazine terpencet pelatuk saat arah laras agak menghadap keatas.

"Dan kemudian meledak," tegasnya.

Menurutnya, karena senjata diduga sudah dirubah menjadi otomatis, maka yang keluar lebih dari satu peluru.

"Dan dua di antaranya menyasar ke gedung DPR," ungkap legislator Partai Golkar ini.

Karena itu, Bambang mendesak kepada Polri untuk memeroses kasus kelalaian yang berpotensi menimbulkan korban tersebut ke ranah hukum sesuai undang-undang dan peraturan yang berlaku.

"Kepada PB Perbakin kami mendesak agar memberikan sanksi organisasi yang tegas kepada yang bersangkutan," katanya. (boy/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Peluru ke Gedung DPR Nyaris Menembus Kepala Pendeta


Redaktur & Reporter : Boy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler