Pemerintah Dorong Transisi Motor Listrik di Indonesia

Kamis, 01 November 2018 – 11:09 WIB
Jokowi naik motor listrik saat kunjungan ke Asmat, Papua. (Foto: Setkab)

jpnn.com, JAKARTA - Pemerintah Indonesia saat ini sedang fokus untuk menuju era kendaraan listrik. Langkah ini sekaligus upaya mendorong produksi kendaraan emisi karbon rendah (Low Carbon Emission Vehicle/LCEV) di dalam negeri.

Tak hanya mobil saja, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto bahwa kendaraan roda dua (motor) ke depannya juga harus menggunakan teknologi listrik.

BACA JUGA: Pemerintah Tantang AISI Tingkatkan Jumlah Ekspor Motor

"Salah satu komitmen Indonesia adalah mengurangi emisi gas buang. Bagi Kementrian Perindustrian sendiri, salah satu yang penting adalah sepeda motor listrik yang sekarang mereka pelajari," kata Airlangga di JCC Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (31/10).

"Seperti industri otomotif mobil, kami dorong low carbon emission vehicle (LCEV) melalui roadmap 2025 dengan targetnya 20 persen. Tentu ini kami lihat bagaimana singkronisasi dengan industri sepeda motor berbasis elektrik dan kemudian bisnis model ekosistemnya seperti apa," tambah dia. 

BACA JUGA: Sambut HUT, Golkar Gelar Malam Renungan di TMP Kalibata

Sebagai perbandingan, kata Airlangga, pengguna kendaraan sepeda motor listrik di luar negeri seperti Taiwan itu baterainya bisa ditukar-tukar. Misalnya, baterai yang kosong bisa ditukar dengan baterai yang terisi penuh seperti menukar gas kompor saja.

"Itu kami lihat bisnis di Indoensia itu seperti apa. Tentunya Kementerian Perinsdustrian juga melakukan studi terkait dengan consumer convenience bisnis model dan demo project. Kami juga melihat kesiapan kendaraan berbasis elektrik itu sangat penting ke depan," pungkasnya. (mg9/jpnn)

BACA JUGA: Cafe Racer Listrik Berteknologi Pintar yang Pernah Ada

BACA ARTIKEL LAINNYA... Skuter Listrik Gesits 100 Persen Dirilis di Rumah Jokowi


Redaktur & Reporter : Dedi Sofian

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler