Pemerintah Terus Lakukan Pelatihan Vaksinator di Indonesia

Sabtu, 21 November 2020 – 03:01 WIB
Tim Komunikasi Publik Gugus Tugas Nasional Reisa Broto Asmoro. Foto: Humas BNPB

jpnn.com, JAKARTA - Satgas Penanganan Covid-19 terus melakukan persiapan untuk menggelar vaksinasi secara nasional.

Sejumlah pelatihan sumber daya manusia dilakukan, salah satunya untuk memperbanyak tenaga kesehatan yang ahli menjadi vaksinator.

BACA JUGA: Dokter Dirga Sebut Indonesia Berpengalaman Membuat Vaksin

“Untuk mempersiapkan vaksinasi Covid-19 di Indonesia, Kementerian Kesehatan telah melatih 7 ribu dari 23 ribu tenaga kesehatan (nakes) sebagai vaksinator," ujar Juru Bicara Satgas Covid-19 Reisa Broto Asmoro dalam webinar bertajuk Jalan Panjang Vaksin sampai ke Tubuh Kita, Jumat (18/11).

"Dan pastinya, manajemen vaksin dan rantai dingin (cold chain) pun dengan cermat dipersiapkan."

BACA JUGA: Dukung Kesehatan Indonesia, Vaksin Merah Putih Siap Diproduksi Akhir 2021

Target produksi vaksin Covid-19 di Bio Farma sekitar 250 juta dosis.

Farma sendiri dinilai mampu merealisasikan itu mengingat pengalamannya dalam memproduksi puluhan ribu vaksin sudah sejak 130 tahun lalu.

BACA JUGA: Pemerintah Kawal Akselerasi Vaksin Merah Putih

Vaksin produksi Bio Farma juga telah digunakan Negara Organisasi Kerjasama Islam (OKI).

Survei nasional yang dilakukan oleh Kementerian Kesehatan bersama Indonesian Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI) didukung UNICEF dan WHO menunjukkan 64,8 persen dari 115 ribu responden di 34 provinsi bersedia menerima vaksin Covid-19.

Terkait sumber daya manusia yang akan memberikan vaksinasi nantinya ke masyarakat, Indonesia telah memiliki 23 ribu vaksinator yang terlatih.

“Bahkan vaksinator sudah dibekali pelatihan khusus oleh Kementerian Kesehatan dan telah 7 ribu vaksinator yang sudah terlatih khusus," kata Reisa. (tan/jpnn)

Simak! Video Pilihan Redaksi:


Redaktur & Reporter : Fathan Sinaga

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler