Pemprov Jateng Dapat Penghargaan Lagi dari OJK, Ganjar: Ini Persembahan untuk Masyarakat Jawa Tengah

Sabtu, 16 Januari 2021 – 22:29 WIB
Gubernur Ganjar Pranowo saat menerima penghargaan di dalam acara Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan 2021 yang digelar secara virtual. Foto: Instagram

jpnn.com, SEMARANG - Provinsi Jawa Tengah kembali dinobatkan sebagai provinsi terbaik dalam rangka penggerak keuangan inklusif nasional oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Sebelumnya penghargaan serupa diberikan kepada provinsi Jateng pada Januari 2020 lalu.

BACA JUGA: 5 Berita Terpopuler: Telegram Baru Kapolri, Panglima TNI Keluarkan Perintah, Covid-19 Menjadi-jadi

Penghargaan tersebut disampaikan langsung oleh Ketua OJK, Wimboh Santoso dalam acara Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan 2021 yang digelar secara virtual pada Jumat (15/1). Acara tersebut turut dihadiri oleh Presiden Joko Widodo.

"Dalam kesempatan kali ini, kami memberikan penghargaan kepada mereka yang telah berjasa memperluas akses keuangan di daerah. Untuk kategori penggerak keuangan inklusif tingkat provinsi, pengargaan kami berikan kepada Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo," kata Wimboh.

BACA JUGA: Pesan untuk CPNS di Jateng, Ganjar: Jangan Umpetan, Apalagi Minta-minta

Penghargaan juga diberikan kepada penggerak keuangan mikro syariah asal Kendal, Jawa Tengah, Sholahudin Humaidullah.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan penghargaan itu adalah kerja keras pemprov dalam mendorong inklusivitas keuangan di Jawa Tengah.

BACA JUGA: Lihat Nih Ekspresi Ganjar saat Disuntik Vaksin Covid-19, Ada Rasa Apa Pak?

"Penghargaan ini kami persembahkan untuk masyarakat Jateng agar keuangan kita makin inklusif sehingga, semua bisa mengakses keuangan dengan mudah," sambung Ganjar.

Untuk mendorong program inklusivitas bidang keuangan, Ganjar juga bekerja sama dengan OJK di daerah untuk mengedukasi masyarakat. Banyak program yang sudah dijalankan, dan saat ini tinggal dilanjutkan.

"Maka mengajari anak-anak untuk menabung, mempermudah akses permodalan untuk UMKM dan lainnya. Kami memang konsen betul soal ini," kata Ganjar.

Selain itu, Ganjar juga mendorong kebiasaan cashless  (pembayaran nontunai) di masyarakat. Penggunaan teknologi di bidang keuangan diharapkan sebagai salah satu cara pengelolaan keuangan.

"Kami harapkan dengan adanya cashless , cara pengelolaan keuangan kita mulai menggunakan teknologi. Ada Fintech ( Financial Technology ) juga. Ini yang kita dorong agar sedini mungkin (masyarakat) memahami, pelaku usaha kecil juga bisa mengakses dengan mudah sehingga akses keuangan makin betul-betul merata," pungkas Ganjar. (flo/jpnn)

Kamu Sudah Menonton Video Terbaru Berikut ini?


Redaktur & Reporter : Natalia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler