Pemudik Diminta Jangan Balik Jakarta pada Tanggal Berikut, Cermati Rekayasa Lalu Lintas Ini

Minggu, 23 April 2023 – 20:48 WIB
Menko PMK Muhadjir Effendy mengatakan pemerintah menyiapkan sejumlah rekayasa lalu lintas puncak arus balik. Foto dok. Kemenko PMK

jpnn.com, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy memprediksi akan ada 203 ribu kendaraan yang masuk ke Ibu kota Jakarta pada puncak arus balik nantinya.

Dia menyebutkan puncak arus balik akan terbagi menjadi dua periode yakni pada 24-25 April dan 30 April-1 Mei 2023.

BACA JUGA: Catat, One Way Arus Balik di Tol Cipali Berlaku Mulai Senin 24 April

"Arus balik harus diantisipasi karena ada kemungkinan pemusatan mudik itu puncak arus balik itu di hari Selasa yang itu kemungkinan akan masuk ke ibu kota dan sekitarnya ada sekitar 203 ribu kendaraan per hari dari arah timur Jakarta Tol Trans Jawa dan dari Arah Bandung diperkirakan akan melalui Tol Jakarta Cikampek di KM 66," jelas Menko Muhadjir saat rapat koordinasi Penanganan Arus Balik Idulfitri 1444 Hijriah secara daring, Minggu (23/4). 

Dia memaparkan pemerintah telah menyiapkan strategi dalam mengantisipasi arus balik lebaran mulai dari sosialisasi kepada masyarakat hingga penerapan rekayasa lalu lintas seperti saat arus mudik lebaran. 

BACA JUGA: BPKH Sediakan Ribuan Kuota Arus Balik Gratis, Cek Syarat dan Daftarnya di Sini

Semua pihak yang terlibat harus menggencarkan menyosialisasikan anjuran untuk perjalanan balik pada arus balik nanti. Seperti halnya yang dilakukan secara masif di arus mudik untuk menganjurkan masyarakat mudik lebih awal, yang berhasil memecah kepadatan puncak arus mudik.

Saat ini, pemerintah telah bekerja sama dengan pengelola tol Trans Jawa dan Trans Sumatera diantaranya PT Jasamarga Trans Jawa Tol, PT Marga Mandalasakti, PT Lintas Marga Sedaya, PT Pejagan Pemalang Tol Road, PT Jasa Marga Semarang Batang, PT Semesta Marga Raya, PT Pemalang Batang dan PT Hutama Karya untuk memberikan diskon kepada pengguna jalan tol pada  27 sampai 29 April 2023.

BACA JUGA: Antisipasi Kemacetan Arus Balik Seusai Libur Nataru, Jasa Marga Melakukan Langkah Ini

Hal tersebut dilakukan guna memecah puncak arus balik mudik. 

"Untuk ruas tol Kalikangkung hingga Cikampek Utama tadi pagi telah disepakati dengan Badan Usaha Jalan Tol, akan kami berikan potongan sebesar 20 persen kepada pemudik yang akan kembali ke Jakarta untuk kendaraan golongan 1, berlaku mulai 27 hingga 29 April," tuturnya.

Adapun rekayasa lalu lintas yang dilakukan yaitu: 

- Menambah jumlah lajur di Gerbang Tol Cikampek Utama menjadi 32 lajur dengan mengoptimalkan kapasitas lajur contraflow. 

- Mengarahkan pengguna jalan dari pantura menuju Jakarta via Tol Jakarta-Cikampek atau sebaliknya melalui Gerbang Tol Cikampek (KM 72) dan Gerbang Tol Kalihurip (KM 68). 

- Mengeluarkan kendaraan di Gerbang Tol Kalihurip (KM 67A) dan Gerbang Tol Sadang (KM 76A Cipularang) untuk pengguna jalan dari Jakarta menuju Cikampek. 

- Mengarahkan pengguna jalan dari Bandung menuju Jakarta menggunakan tol fungsional Jakarta-Cikampek II Selatan melalui Gerbang Tol Sadang (KM 76B Cipularang) dan masuk kembali ke Tol Jakarta-Cikampek melalui Gerbang Tol Karawang Barat (KM 47B Jakarta-Cikampek). 

-Pemberlakuan sistem One Way dari Gerbang Tol Kalikangkung (KM 414)  sampai Gerbang Tol Cikampek Utama (KM 72). Selanjutnya diikuti dengan pengaturan Contraflow dari KM 71 sampai dengan tol dalam kota DKI Jakarta.

Tidak hanya jalur darat saja, Menko Muhadjir juga memastikan jalur laut dan udara tetap lancar dalam pengelolaan arus balik ini. Ia mengimbau supaya adanya kebijakan yang mampu mendorong masyarakat untuk kembali pada periode tanggal 27-30 April 2023 seperti pemberian diskon untuk semua moda transportasi.

"Untuk arus balik dari Sumatera pengguna jasa penyeberangan, perlu diperhatikan kesiapan Pelabuhan Bakauheni. Penerapan pemisahan penyeberangan untuk kendaraan roda dua dan empat seperti yang diterapkan dari pelabuhan Ciwandan pada waktu arus mudik lalu," pungkasnya. (esy/jpnn)


Redaktur : Budianto Hutahaean
Reporter : Mesyia Muhammad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler