Penari Ida Bagus Sebut Sandiaga Uno Inspirasi Kaum Milenial

Senin, 27 September 2021 – 14:34 WIB
Menparekraf Sandiaga Uno (kiri) saat berkunjung ke Bali. Foto: Humas Kemenparekraf

jpnn.com, BADUNG - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno adalah menteri muda yang menjadi idaman para kaum milenial. Hal ìtu diungkapkan oleh penari Barong usai menyambut sang menteri.

Sang penari Ida Bagus Made Kesawa Telaga menuturkan dirinya tidak akan sanggup bicara sehabis menari barong bila tidak dihadapan Sandiaga Uno.

BACA JUGA: Suami Tak Ada di Rumah, Istri Sering Main Kuda-kudaan dengan Pria Lain

Menurutnya, tarian yang dibawakannya melambangkan prajurit. Karena Desa Carangsari adalah desa tempat kelahiran pahlawan nasional Asal Bali I Gusti Ngurah Rai.

"Saya mau menunjukkan kalau saya mewakili generasi milenial dan kalau bukan karena bapak yang menjadi inspiratif kaum milenial makanya saya mau bicara," kata Ida Bagus.

BACA JUGA: Jasad Zainudin Ditemukan Terkubur di Tengah Hutan, Mobil Tenggelam di Danau

Sandi yang disambut dengan tarian barongsai yang dipersembahkan oleh remaja berusia 15 tahun dalam kunjungannya ke Desa Wisata Carangsari mengungkapkan tarian itu menunjukkan kalau Bali adalah tempat yang pluralisme di mana semua budaya ada di Pulau Dewata.

“Ini menunjukkan kalau Bali tempatnya semua akulturasi budaya,” kata Sandiaga dalam kunjungannya.

BACA JUGA: Innalillahi, Perempuan Tewas di Bogor, Inisialnya SR

Dia menegaskan dengan adanya tarian Barongsai yang dilakukan oleh remaja menunjukkan kalau anak-anak juga bisa diajak untuk melestarikan budaya, sehingga budaya jenis ini tidak akan punah.

Salah satu anak mengaku kagum dengan Sandiaga Uno baik dalam perjuangannya untuk bisa sampai saat ini.

Menurutnya, Sandiaga adalah inspirasinya untuk tetap memajukan bangsa ini. Dia juga meminta kepada Menteri Sandi untuk bisa memotivasi dirinya sebagai remaja untuk bisa terus melestarikan budaya. 

Dalam kunjungannya itu, Menteri Sandi juga disambut dengan tari topeng Tugek Carangsari yang diciptakan dan dipopulerkan Maestro I Gusti Ngurah Widya berusia 75 tahun.

Di desa tersebut Sandi Juga menemukan adanya wayang kulit Paruwe, wayang Ramoyane, Barongsai, Tarian Hanoman, Barangket, gamelan khas Bali, Barong landung yaitu Kisah cinta Raja Bali Sri Jaya Pangus dengan Ratu Gede keturunan Tionghoa Cina.

Ada juga Peninggalan sejarah Puri Agung Carangsari merupakan kediaman I Gusti Ngurah Rai dan Para Agung Kesatria, Monumen I Gusti Ngurah Rai, Cagar Budaya Pura Puseh Kangin, Kampung Nyama Toko penduduk keturunan Tionghoa Cina, Gereja, Semang Tuo atau petilasan keturunan Tionghoa.

“Jadi desa ini kaya akan budaya, semua budaya ada di desa ini,” katanya. (rhs/jpnn)

Video Terpopuler Hari ini:


Redaktur & Reporter : Rah Mahatma Sakti

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler