Pencabutan Subsidi Pelanggan Listrik 900 VA Masih Mengambang

Senin, 18 April 2016 – 16:09 WIB
Ilustrasi. Foto: JPNN

jpnn.com - JAKARTA – Pemerintah sudah berencana mencabut subsidi listrik 18 juta pelanggan 900 VA yang dianggap mampu. Namun, hingga kini rencana tersebut belum menemui titik terang.

Jika mengacu pada jadwal, pencabutan itu dilakukan Juni mendatang. Sayangnya, Kementerian ESDM belum memberikan keputusan resmi, apakah pencabutan itu dilakukan menjelang Ramadan atau setelah Lebaran.

BACA JUGA: Sambutlah, Varian Terbaru Toyota Agya

Kepala Divisi Niaga PLN Benny Marbun menyatakan, pihaknya siap memulai penataan subsidi sesuai perintah pemerintah. Namun, pihaknya belum menerima instruksi lebih lanjut.

“Kami masih menunggu kapan pemerintah menetapkannya,’’ ujar Benny pada Jawa Pos (Induk JPNN), Minggu (17/4) kemarin.

BACA JUGA: Penjualan Kendaraan Jenis Ini Diprediksi Anjlok

Di BUMN setrum itu, proses pencocokan data TNP2K (Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan) dan pelanggan PLN telah selesai. Di antara 22 juta pelanggan 900 VA, baru 4,1 juta yang dinyatakan berhak menerima subsidi. Pelanggan tersebut harus mengikuti tarif pelanggan 1.300 VA.

PLN tidak berwenang untuk menetapkan pelaksanaan pencabutan subsidi. Pihak PLN mengetahui bahwa awal Juni sudah memasuki puasa Ramadan. Momen itu identik dengan pengeluaran masyarakat yang meningkat karena bersiap untuk Idul Fitri setelahnya. (dim)

BACA JUGA: Arus Kapal Tertolong Pulihnya Ekonomi Nasional

BACA ARTIKEL LAINNYA... Telkomsel Sesumbar Gaet 12 Juta Pelanggan 4G LTE


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler