Pendaftaran Seleksi PPPK Banyuwangi Dibuka, Bupati Ipuk: Tidak Dipungut Biaya Apa pun

Kamis, 21 September 2023 – 07:15 WIB
Ilustrasi PPPK. Foto: dok.JPNN.com

jpnn.com - BANYUWANGI - Bupati Banyuwangi Ipul Fiestiandani menyatakan bahwa seleksi calon pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) dilaksanakan secara transparan melalui proses pendaftaran hingga selesai. Dia menyatakan seluruh tahapan seleksi tersebut tidak dipungut biaya dalam bentuk apa pun.

Bupati Ipuk berpesan kepada para calon peserta agar bisa mempersiapkan diri secara maksimal, dan tidak percaya kepada pihak-pihak yang menjanjikan bisa meloloskan.

BACA JUGA: Pemprov Sulsel Buka Pendaftaran Seleksi PPPK, 3.745 Formasi Disiapkan

"Perbanyak belajar dan berdoa, minta restu orang tua, jangan percaya apabila ada pihak yang menjanjikan dan memastikan diterima dalam seleksi tersebut. Semoga Allah memberi kemudahan dan kelancaran untuk semua," katanya di Banyuwangi, Rabu (20/9).

Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, membuka pendaftaran secara daring PPPK 2023 mulai 20 September 2023 hingga 9 Oktober 2023 mendatang. Adapun lowongan yang dibuka sebanyak 659 formasi, terdiri dari tenaga kesehatan, guru, dan teknis.

BACA JUGA: Pendaftaran CPNS 2023 & PPPK Dimulai Malam Ini, Silakan Pelamar Buat Akun       

Menurut Ipuk, dalam pendaftaran seleksi PPPK, tidak ada syarat minimal indeks prestasi kumulatif (IPK). Dia mengatakan kebijakan itu untuk memberi kesempatan seluruh tenaga honorer yang selama ini telah mengabdi untuk ikut seleksi PPPK.  “Tentunya ini kesempatan untuk masyarakat umum. Silakan manfaatkan kesempatan ini," ungkapnya.

Dia mengajak putra dan putri terbaik Banyuwangi untuk ikut bergabung memajukan daerah melalui PPPK. Menurutnya, tambahan PPPK dari hasil rekrutmen ini akan kian memperkuat tim pemerintah daerah meningkatkan pelayanan, sekaligus menjalankan kerja-kerja inovasi daerah.

BACA JUGA: BKN Pastikan Pendaftaran CPNS 2023 & PPPK Hari Ini, Pelamar Pantau Portal SSCASN 

Pelaksana Tugas Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Banyuwangi Ilzam Nuzuli menyebutkan kuota formasi paling banyak dibuka untuk lowongan PPPK tenaga kesehatan, yakni sebanyak 465. Selanjutnya, guru 129 lowongan dan tenaga teknis 65.

Pada seleksi PPPK tahun ini, katanya, terdapat dua jenis formasi yang dibuka, yakni khusus dan umum.

Untuk lowongan guru formasi khusus terdiri atas pelamar prioritas, eks-tenaga honorer kategori II dan guru non-ASN yang terdaftar dapodik.

"Pelamar prioritas guru adalah peserta yang memenuhi nilai ambang batas pada seleksi PPPK JF Guru 2021 dan belum pernah dinyatakan lulus pada seleksi PPPK JF Guru periode sebelumnya," kata dia.

Sementara eks-tenaga honorer kategori II yang dimaksud harus terdaftar dalam pangkalan data Badan Kepegawaian Negara (BKN). “Untuk guru non-ASN di sekolah negeri harus terdaftar dalam dapodik dan memiliki masa kerja paling sedikit tiga tahun," ujarnya.

Untuk formasi umum guru berasal dari lulusan pendidikan profesi guru (PPG) yang terdaftar pada database Kemendikbud Ristek dan guru yang terdaftar di dapodik.

Tenaga kesehatan dan tenaga teknis, formasi khusus diberikan kepada tenaga eks honorer kategori II yang terdaftar dalam BKN atau tenaga harian lepas (THL) Pemkab Banyuwangi yang terdaftar dalam database BKPP.

"Selanjutnya, pengumuman hasil seleksi administrasi akan digelar pada 13-16 Oktober. Tahapan akan dilanjutkan dengan masa sanggah (17-19 Oktober), jawab sanggah (17-21 Oktober) dan pengumuman pasca-sanggah (20-26 Oktober)," katanya.

Pelaksanaan seleksi kompetensi (8 November-2 Desember) dan pengumuman kelulusan (4-13 Desember). Informasi calon pelamar PPPK tersebut dapat diakses di tautan (https://bkd.banyuwangikab.go.id). Berbagai informasi terkait pendaftaran bisa dilihat mulai dari tahapan seleksi, syarat, petunjuk, dan ketentuan lainnya. (antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : M. Kusdharmadi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler