Penerbangan Batik Air dan Citilink dari Bandara Halim Dialihkan ke Soekarno-Hatta

Rabu, 02 Oktober 2019 – 15:50 WIB
Beberapa pesawat sedang terparkir. Foto Ilustrasi/jpnn.com

jpnn.com, JAKARTA - Sejumlah penerbangan komersial yang berangkat dan tiba di Bandara Halim Perdanakusuma dialihkan ke Bandara Soekarno-Hatta pada jam tertentu. Pengalihan penerbangan ini dimulai sejak 30 September hingga 5 Oktober 2019.

Adapun koordinasi sudah dilakukan oleh para stakeholder yakni Angkasa Pura II, TNI AU, AirNav Indonesia dan maskapai sehingga pengalihan penerbangan berjalan lancar.

BACA JUGA: HUT ke-71 TNI AU, Ini Pesan Presiden Jokowi

"Pengalihan penerbangan komersial dilakukan menyusul rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun TNI ke-74 di Bandara Halim Perdanakusuma," ujar Executive General Manager Bandara Halim Perdanakusuma Nandang Sukarna.
Nandang menuturkan Angkasa Pura II sudah memiliki prosedur untuk mendukung keputusan tersebut sehingga pelayanan penerbangan tetap bisa dioperasikan melalui bandara terdekat.

“Angkasa Pura II menerapkan kebijakan multi-airports system sehingga operasional Bandara Halim Perdanakusuma dapat didukung oleh Soekarno-Hatta agar maskapai tetap bisa mengoperasikan penerbangan untuk melayani penumpang," jelasnya.

BACA JUGA: Sambut HUT TNI, Serka Dewa Lari 374 Km Selama 5 Hari

“Informasi terkait pengalihan penerbangan mau pun delay telah kami sampaikan kepada para pengguna jasa dan penumpang pesawat. Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan,” imbuh Nandang.

Adapun penerbangan komersial berjadwal yang dialihkan dari Halim Perdanakusuma ke Soekarno-Hatta adalah yang dioperasikan oleh Batik Air dan Citilink.

BACA JUGA: Ratusan Prajurit TNI Menanti Bu Ani di Bandara Halim Perdakusuma

Angkasa Pura II mengimbau kepada penumpang pesawat agar memperhatikan informasi terbaru dari maskapai terkait dengan pengalihan penerbangan dari Halim Perdanakusuma ke Soekarno-Hatta.(chi/jpnn)


Redaktur & Reporter : Yessy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler