Pengacara Antasari Hormati Putusan MA

Senin, 13 Februari 2012 – 17:47 WIB

JAKARTA - Kuasa hukum Antasari Azhar, Maqdir Ismail menyatakan sangat menghormati putusan Mahkamah Agung (MA) yang menolak Peninjauan Kembali (PK) klienya dalam kasus pembunuhan direktur Rajawali Putra Banjaran Nasrudin Zulkarnain.

"Mesti berat diterima, putusan hukum ini harus dihormati, kita tidak bisa abaikan putusan mahkamah," kata Maqdir saat dihubungi wartawan melalui telepon selulernya, Senin (13/2).

Menurutnya, bagaimanapun juga  putusan sudah final sehingga harus diterima . Karena kata dia, PK merupakan upaya hukum terakhir.  "Memang sudah habis (upaya hukum). Kalau mau nekad PK diatas PK bisa saja, tapi kita tidak bisa merusak tatanan hukum," ujarnya.

Seperti diketahui, Mahkamah Agung (MA) menolak permohonan Peninjauan Kembali (PK) kasus pembunuhan Direktur PT Rajawali Putra Banjaran dengan terdakwa Antasari Azhar. Selain itu, MA juga meminta mantan ketua Komisi Pemberantasan Korupsi itu membayar biaya perkara Sebesar Rp 2.500. "Menolak permohonan peninjauan kembali Antasari Azhar," kata Hakim Agung Kamar Pidana, Suhadi saat membacakan putusan PK di gedung MA, Jakarta, Senin (13/2).

Suhadi sengaja ditunjuk Ketua kamar pidana MA untuk membacakan petikan putusan PK 117PK/Pid/2011. Sayang, lelaki berkacamata itu enggan menyebutkan pertimbangan pihaknya yang menolak PK Antasari.  Ia menyarankan untuk membaca pertimbangan PK selengkapnya disitus resmi MA. "Pertimbangan PK akan dimuat selengkapnya dua atau tiga hari kemudian," ujarnya.

Dikatakanya, dalam putusan ini, majelis hakim PK yang diketuai Harifin Andi Tumpa dengan Anggota Djoko Sarwoko, Hatta Ali, Komariah, Imron Anuari satu suara tanpa ada perbedaan pendapat. "Tidak ada yang dissenting opinion," tandasnya.(kyd/jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... MA Tolak PK Antasari


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler