Pengakuan Jujur dari Ronald Koeman Setelah Barca Dibantai PSG

Rabu, 17 Februari 2021 – 08:38 WIB
Pelatih Barcelona Ronald Koeman. Foto: EFE - Marca

jpnn.com, BARCELONA - "Pertandingan tadi itu kenyataan yang harus dipetik hikmahnya. Itu menunjukkan kekurangan kami dalam banyak hal. Hasil pertandingan menunjukkan betapa superior mereka," kata pelatih Barcelona Ronald Koeman seperti dilansir Reuters, usai Barca dibantai PSG 1-4.

Barca takluk dari PSG pada leg pertama 16 Besar Liga Champions di Camp Nou, Rabu (17/2) pagi WIB dan punya utang besar untuk membalikkan keadaan saat laga digelar di kandang PSG 11 Maret nanti.

BACA JUGA: Barca Remuk di Tangan PSG, Kylian Mbappe pun Sejajar dengan Andriy Shevchenko

Barca kembali ke babak gugur kompetisi klub elite Eropa ini untuk pertama kali sejak dibantai 2-8 oleh Bayern Muenchen pada perempat final musim lalu dan mengawali laga dengan baik dengan gol pembuka Lionel Messi dari titik penalti.

Namun, PSG yang kehilangan Neymar dan Angel Di Maria yang cedera, segera bangkit berkat hat-trick Kylian Mbappe dan gol sundulan dari Moise Kean.

BACA JUGA: Bursa Transfer: Mbappe ke Madrid, Gelandang Portugal ke Liverpool

"Terlebih pada babak pertama dan manakala kami unggul 1-0 kami menciptakan peluang untuk Ousmane (Dembele) tetapi pada babak kedua kami menghadapi banyak masalah dalam pertahanan dan mereka ternyata secara fisik jauh lebih kuat ketimbang kami," sambung Koeman.

Pelatih asal Belanda itu mewarisi skuad yang sudah menua saat menjadi pengganti Quique Setien, Agustus tahun lalu.

Walaupun musim pertamanya naik turun, tim Catalan itu sepertinya sudah berada di jalur yang benar sejak awal 2021.

Barca memenangi tujuh pertandingan La Liga terakhir dan menghancurkan Alaves 5-1 Sabtu pekan lalu, tetapi PSG menunjukkan jalan mereka masih terlalu panjang untuk dilalui.

"Mereka (PSG) menunjukkan diri sebagai tim yang jauh lebih lengkap ketimbang kami dan kami harus mengakui itu serta berusaha meningkat. Kami sudah tahu hal seperti ini bisa menimpa tim besar, tim fisik yang berpengalaman. Mereka di depan kami dalam banyak hal," katanya.

Koeman tak mau berspekulasi apakah timnya mampu membalikkan defisit besar 1-4 menjadi kemenangan pada 11 Maret di Paris nanti, seperti yang dilakukan Barcelona sewaktu ditangani Luis Enrique yang balik mengalahkan PSG 6-1 dalam leg kedua pada 2017.

"Saya bisa saja berbohong, tetapi ketika Anda kalah 1-4 di kandang sendiri Anda memiliki peluang yang sedikit sekali," pungkas Koeman. (antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Adek

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler