Pengakuan Tommy Sugiarto Usai Gugur di 16 Besar Rio 2016

Selasa, 16 Agustus 2016 – 10:29 WIB
Tommy Sugiarto. Foto: dok/JPNN.com

jpnn.com - RIO DE JANEIRO - Tunggal putra Indonesia Tommy Sugiarto kandas di 16 Besar Olimpiade Rio 2016.

Melakoni pertandingan di Crt.1 Riocentro Pavilion 4, Rio, Selasa (16/8) dini hari WIB, Tommy harus mengakui keunggulan wakil Inggris Raya Rajiv Ouseph dengan rubber game, 13-21, 21-14, 16-21.

BACA JUGA: Kalahkan Ganda No.1 Dunia, Owi/Butet Rebutan Emas dengan Malaysia

“Pertama, jujur kondisi saya saat datang ke olimpiade memang dalam keadaan ada masalah pinggang. Waktu tiba di Sao Paulo, dua-tiga hari saya merasakan cedera pinggang. Jadi cover lapangannya nggak leluasa, terutama saat mengambil bola-bola silang, saya jadi kesulitan,” ujar Tommy seperti dikutip dari situs resmi PBSI, Badminton Indonesia.

Tommy mengaku terlalu bernafsu di awal permainan, lepas kontrol sehingga tenaga sudah habis di awal-awal. "Selain itu, Ouseph penampilannya juga bagus hari ini, serangan saya kebanyakan bisa ditahan,” katanya. (adk/jpnn)

BACA JUGA: Keren! Pesilat Kepri Gondol 7 Medali di Malaysia

BACA JUGA: Inilah 10 Tim Finalis Liga Pelajar U-16 Menpora

BACA ARTIKEL LAINNYA... Djanur Senang Belencoso Akhirnya Hengkang


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler