Pengamat Sebut Anies Baswedan Sudah Lampu Merah, Harus Mundur

Rabu, 18 Desember 2019 – 13:41 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Foto : Humas Pemerintah Provinsi DKI Jakarta/ Antara/HO

jpnn.com, JAKARTA - Pengamat politik Maksimus Ramses Lalongkoe bersuara lantang menyikapi munculnya sejumlah kasus terkait kinerja Pemerintahan DKI Jakarta di bawah kepemimpinan Gubernur Anies Baswedan.

Ramses bahkan menilai Anies seharusnya mundur dari jabatan Gubernur DKI Jakarta. Bukan malah menyalahkan anak buah, bahkan sampai melakukan pemecatan terhadap bawahannya.

BACA JUGA: Ahok Jauh Lebih Baik Tangani Banjir Ketimbang Anies

"Harusnya Anies yang mundur dari jabatannya, karena selalu terjadi kecolongan di berbagai hal di Jakarta," ujar Maksimus kepada jpnn.com, Rabu (18/12).

Direktur Eksekutif Lembaga Analisis Politik Indonesia (L-API) ini menyatakan pandangannya menyikapi langkah Anies menyalahkan anak buah, bahkan mencopot pelaksana tugas Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta Alberto Ali, terkait pemberian penghargaan Adikarya Wisata 2019 untuk diskotek Colosseum 1001.

BACA JUGA: Anak Buah Anies Sebut Jalanan Jakarta Tergenang karena Antrean Air

"Saya kira tidak hanya terkait Colosseum, ada banyak hal lain di Jakarta yang menjadi pusat perhatian publik. Mulai dari anggaran (misalnya usulan pembelian lem aibon), honorer masuk got, hingga penghargaan itu," ucapnya.

Dosen di Universitas Mercu Buana ini lebih lanjut menyebut, mengemukanya hal-hal kontroversial terkait kinerja aparatur Pemda DKI Jakarta di bawah kepemimpinan Anies, bukti kepemimpinan mantan mendikbud itu sudah di 'lampu merah'.

BACA JUGA: Pengusaha Hiburan Malam Kecewa Anies Keok Ditekan Ormas

"Artinya, kepemimpinan Anies saya kira sudah sampai di lampu merah, harusnya dia (Anies) yang mundur. Saya kira publik sudah bisa menilai Anies dianggap gagal memimpin Jakarta dengan berbagai hal yang telah saya jelaskan tadi itu," pungkas Ramses. (gir/jpnn)

LOKASI KLASTER IBU KOTA BARU BUKAN HUTAN LINDUNG:


Redaktur & Reporter : Ken Girsang

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler