Pengaruh Jetlag pada Kondisi Tubuh

Selasa, 07 Februari 2017 – 04:45 WIB
Ilustrasi

jpnn.com - jpnn.com - Terbangun pada tengah malam, tertidur pada waktu makan malam dan pusing, secara umum hal itu merupakan tanda Anda mengalami jet lag.

Tapi gejala-gejala umum tersebut bukanlah satu-satunya pengaruh melintasi zona waktu bagi tubuh Anda.

BACA JUGA: Lima Problem Seks yang tak Perlu Anda Cemaskan

"Dibutuhkan sekitar satu hari bagi tubuh untuk pulih akibat melintasi satu zona waktu," kata kepala tim manajemen kelelahan di NASA, Dr. Smith L. Johnston, seperti dilansir laman Cheat Sheet, Minggu (5/2).

Pernah bertanya-tanya apa dampak jetlag terhadap tubuh? Berikut segala sesuatu yang perlu Anda ketahui.

BACA JUGA: Ini Tanda Tubuh Kurang Vitamin dan Mineral

1. Jam internal Anda terganggu.

Tubuh Anda dilengkapi dengan jam internal sendiri. Jam ini terdiri dari sekelompok kecil sel yang disebut suprachiasmatic nucleus. Sel-sel ini hidup dan mati selaras dengan pola siang dan malam, terang dan gelap.

BACA JUGA: Tips Merawat Kulit Tanpa Produk Kosmetik

Mereka memberitahu kapan seluruh tubuh Anda tidur dan mereka ini bisa memengaruhi tingkat kelaparan, suasana hati dan tekanan darah.

2. Anda berhenti merespons terhadap cahaya.

Ketika Anda mengalami jet lag, tubuh Anda berhenti menanggapi cahaya.

Proses ini dilakukan untuk menjaga stabilitas jam internal Anda.

3. Siklus bangun dan tidur Anda terganggu.

Saat Anda mengalami jet lag, Anda mungkin bangun di tengah malam dan tidak bisa kembali tidur.

Selain beberapa insomnia ringan, Anda juga mungkin mengalami rasa kantuk berlebihan dan kelelahan pada siang hari.

4. Masalah perut.

Tidak hanya jet lag berdampak pada siklus bangun dan tidur Anda, tetapi juga bisa memengaruhi proses pencernaan alami tubuh Anda, fungsi penting dari tubuh yang mengubah makanan menjadi nutrisi penting dan menghilangkan limbah yang tidak terpakai.

Bila Anda menderita jet lag, Anda mungkin mengalami sembelit, diare dan bahkan mual. Tingkat rasa lapar Anda mungkin juga akan terpengaruh.

5. Kehilangan kemampuan otak.

Hormon tidur melatonin, stres dan peningkatan kematian sel mungkin menjadi alasan mengapa Anda kehilangan kemampuan otak.

6. Peningkatan stres.

Jet lag kronis akan mengalami efek samping yang lebih serius. Mereka bisa mengalami gangguan fisiologis dan psikologis, seperti stres.(fny/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... 4 Penyakit ini Bisa Ganggu Waktu Tidur


Redaktur & Reporter : Yessy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag
jet lag  

Terpopuler