Pengin Akhiri Monopoli Israel, Iran Bikin Alat Pengobatan Tumor Otak Sendiri

Jumat, 17 Juli 2020 – 10:55 WIB
Bendera Iran. Foto: tehrantimes.com

jpnn.com, TEHRAN - Iran terus berupaya mengimbangi Israel di berbagai bidang, termasuk teknologi kesehatan.

Kini, para peneliti Iran telah berhasil menciptakan peralatan untuk perawatan tumor otak.

BACA JUGA: Iran Punya Kota Bawah Tanah Penyimpan Rudal, Konon Mengerikan

Selama ini teknologi itu dimonopoli oleh sebuah Israel yang melayani berbagai perusahaan di Amerika dan Eropa. Tentu saja setiap pasien harus menyewanya.

Namun, tim peneliti Iran di bawah pimpinan Alireza Majid Ansari telah menciptakan perangkat untuk pengobatan tumor otak. Peralatan itu portabel, ringan dan bisa menggunakan baterai untuk catu dayanya.

BACA JUGA: Qassem Soleimani Disasar Drone, Iran Keluarkan Surat Penangkapan Donald Trump

Pola kerjanya adalah menimbulkan medan listrik bolak-balik dengan intensitas rendah yang disetel untuk menghalangi proses pembelahan sel kanker.

“Kami telah merancang ulang perangkatnya, sampel laboratoriumnya sudah sukses dikembangkan dan kini dalam proses uji klinis,” ujar Alireza kepada Tehran Times belum lama ini.

BACA JUGA: Gegara Iran, Suriah Terus-terusan Dibombardir Militer Israel

Kelak, penderita tumor otak bisa menggunakan peralatan itu di rumah. Pasien tumor otak cukup menempelkan empat tranduser pada kulit kepala untuk menerima medan listrik non-invasif.

Alireza menjelaskan, ada banyak masalah dalam pengobatan tumor otak. Di antaranya adalah tingkat kesulitan pada pembedahan yang tergantung jenis tumornya.

Selain itu, ada kesulitan dalam mengantar obat ke otak. Sumsum tulang belakang dan otak adalah titik yang sulit dijangkau untuk pengobatan.

Di sisi lain, radioterapi untuk tumor otak juga bukan hal mudah. Kesulitannya ada pada sistem dan struktur otak.

Namun, dengan menggunakan data hasil pemindaian magnetic resonance imaging dan computed tomography (CT), Alireza mengklaim perangkat buatannya mampu menentukan ukuran tumor dan lokasinya, untuk selanjutnya menerapkan medan listriknya.

“Tentu perangkat ini berbeda dari model buatan luar negeri yang menyebabkan reaksi alergi bagi beberapa pasien, tetapi kami memecahkan masalah itu menggunakan nanoteknologi,” tuturnya.

Menurut Alireza, peralatan itu dibuat untuk meningkatkan harapan hidup pasien tumor otak. Namun, durasi penggunaan perangkat itu pada masing-masing pasien memang berbeda.

“Pada beberapa pasien, tumornya menghilang setelah beberapa bulan penggunaan, tetapi yang lainya, terutama yang kambuh, direkomenasikan menggunakannya seumur hidup,” katanya.(tehrantimes/jpnn)

Jangan Lewatkan Video Terbaru:


Redaktur & Reporter : Antoni

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag
tumor   Tumor Otak   Iran   Israel  

Terpopuler