PENGUMUMAN! Minggu Ibukota Siaga Satu

Rabu, 14 Oktober 2015 – 20:00 WIB
Suporter Persib Bobotoh. Foto: Amri RD/Bandung Ekspres/dok.JPNN

jpnn.com - JAKARTA - Polda Metro Jaya menetapkan status keamanan Jakarta menjadi Siaga Satu saat penyelenggaraan Final Piala Presiden 2015 yakni laga Persib Bandung kontra Sriwijaya FC,  di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Minggu (18/10)

"Jakarta hari minggu siaga satu," ujar Kapolda Metro Jaya, Irjen Tito Karnavian di Hotel Century, Senayan, Jakarta, Rabu (14/10)

BACA JUGA: TRAGIS! Greysia/Nitya Takluk dari Ganda Kualifikasi

Tito menjelaskan alasan penetapan ibukota status siaga satu. Dikatakan, selama memang ada ketidakharmonisan hubungan antara suporter Persib, Bobotoh, dengan suporter Persija Jakarta, The Jak Mania.

"Kami melihat ada potensi kerawanan yang melibatkan massa besar, otomatis aparat keamanan tidak boleh lengah," jelasnya.

BACA JUGA: Ini Hasil Penetapan Tim Unggulan Playoff Piala Eropa 2016

Polda Metro Jaya akan melakukan pengamanan dari markas masing-masing titik rute suporter Persib. Pihak kepolisian akan mengawal secara ketat titik-titik rawan, mulai dari jembatan penyeberangan hingga titik kumpul para Bobotoh.

"Kami perkirakan massa yang datang mencapai 80 ribu lebih, pengamanan sekitar 10 ribu sehingga rasio pengamanannya 1:8," jelasnya.

BACA JUGA: Hadapi Euro 2016 Conte Tegaskan Tak akan Terpengaruh Tekanan

"Di luar ring itu saya tidak ingin mengambil resiko kaya dulu pas Persib main di Palembang, ada insiden perusakan," bebernya.

"Pengamanan Final Piala Presiden akan dilakukan oleh 7 ribu personel dari Polda Metro Jaya, seribu dari Brimob, dan gabungan aparat dari Kodam Jaya dan Kostrad sebanyak 3 ribu personel," terangnya. (mg4/jpnn)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Begini Seharusnya Wasit Final Piala Presiden


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler