Pengungsi Syiria Tembus Satu Juta

Rabu, 06 Maret 2013 – 16:23 WIB
SYIRIA - Konflik berkepanjangan yang terjadi di Syiria membuat warganya berada dalam kondisi memprihatinkan. Warga Syiria harus mengungsi ke berbagai negara tetangga untuk menyelamatkan diri. Jumlahnya pun meningkat tajam dibanding awa tahun. Kini, jumlah warga Syiria yang mengungsi mencapai sejuta orang.

Mereka kebanyakan berlabuh ke negara-negara yang juga beraroma Islam. Di antaranya ialah Turki, Irak, Libanon, Jordania serta Mesir.

“Yang lebih memprihatinkan, setengah dari pengungsi tersebut merupakan anak-anak. Mereka rata-rata masih berusia di bawah 11 tahun. Syiria berada dalam situasi yang sangat mencekam,” ujar Komisi Tinggi bidang Pengungsi PBB Antonio Guterres seperti dilansir BBC Rabu (6/3).

Keputusan untuk mengungsi sebenarnya juga merupakan hal yang dilematis. Sebab, saat berada di pengungsian, warga Syiria tersebut juga berada dalam kondisi yang memprihatinkan. Mereka tak mendapatkan sanitasi yang layak.

Beberapa negara yang bersedia menampung pengungsi Syiria memang bersedia menyediakan berbagai kebutuhan meskipun ala kadarnya. Turki, misalnya. Mereka menyediakan rumah temporer untuk sekitar 184 ribu pengungsi. Total, Turki menghabiskan dana sekitar Rp 567 miliar.

“Negara-negara tersebut tidak hanya harus diapresiasi untuk komitment yang luar biasa, tetapi juga mesti didukung dengan baik,” tambah Guterres.

Permasalahan tentu saja bakal timbul bagi negara-negara yang dijadikan tempat mengungsi. Jordania, misanya. Raja Jordania Abdullah bahkan sampai meminta PBB untuk membantu negaranya. Glombang besar-besaran dari para pengungsi tersebut tentu membuat populasi Jordania membengkak. (jos/mas/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Presiden Hugo Chavez Meninggal Dunia

Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler