Pengusaha Ditemukan Tewas Dalam Kondisi Bugil

Sabtu, 01 September 2012 – 08:54 WIB
BALIKPAPAN-Masyarakat dan pengendara bermotor di sekitar kawasan Gunung Kawi pada Jumat (31/8) siang dibuat geger dengan penemuan mayat berjenis kelamin pria dalam kondisi tanpa busana alias bugil.

Mayat tersebut ditemukan dalam posisi tertelungkup di sebuah lantai kamar Guest House Dewi Jl Pangeran Antasari RT 18 Gunung Kawi. Bagian kepala mayat mepet dengan dinding dan terdapat sepasang sepatu, wajahnya menghadap lemari kayu yang sekaligus dijadikan sebagai tempat menaruh televisi. Kaki kiri pria malang yang diketahui bernama Bambang Waluyo itu tertekuk ke arah belakang, sedangkan kaki satunya menjulur ke depan. Dari mulut hingga ke lantai tegel, terdapat bercak darah. Di atas kasur, terdapat celana panjang, guling serta bantal dalam posisi berhamburan. 

Informasi yang dihimpun Balikpapan Pos (Grup JPNN), Bambang beralamat di Jl Strat 3 RT 31 No. 6 Kelurahan Gunung Samarinda Balikpapan Utara. Informasi dari pemilik Guest House, Bambang check in di penginapan pada Kamis (30/8) sekira pukul 11.00 Wita. Selang sehari atau Jumat kemarin, karyawan penginapan curiga karena telah tiba pukul 11 namun tidak ada laporan apakah tamu tersebut memperpanjang masa menginapnya ataukah tidak. Karena tak ada laporan, seorang karyawati Guest House mendatangi kamar korban, dengan mengetuk pintu kamar berkali-kali. “Diketuk berulang kali kok tidak ada jawaban, kami akhirnya curiga,” beber seorang karyawan Guest House yang minta namanya tidak dikorankan.

Akhirnya, karyawan itu mengambil kunci master untuk mengetahui kondisi kamar. Tanpa ada curiga sedikit pun, pintu kamar dibuka ternyata, tamu tersebut dalam kondisi bugil dan tak lagi bernyawa.

Diperkirakan Bambang telah meninggal lebih dari 4 jam karena jenazahnya telah kaku. Di dalam kamar bernomor 2 tersebut juga ditemukan tisu yang terlihat telah dipakai. Dari keterangan petugas penginapan, almarhum merupakan seorang pebisnis yang bergerak di bidang solar dan menginap di tempat tersebut seorang diri.

Saat itu juga, pengelola penginapan melaporkan penemuan mayat kepada Polsek Utara. Aparat langsung meluncur untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta menghubungi keluarga almarhum.

Tak lama berselang, sejumlah keluarga almarhum tiba di lokasi kejadian. Tiga anak almarhum yang semuanya wanita tak kuasa menahan tangis saat diminta memastikan apakah penghuni penginapan yang tergeletak tak bernyawa itu memang ayahnya. “Bapak, iya, ini bapak saya,” jerit seorang anak almarhum yang tak kuasa menahan tangis.

Seorang keluarga korban mengatakan, semenjak semalam (Kamis (30/8, Red), mereka telah mencari kemana-mana keberadaan bapaknya, karena tidak ada memberi kabar dan hendponenya pun mati. ”Kita semua itu sejak semalam nyari kemana-mana, handphone-nya pun mati,” terang anak almarhum sambil menangis saat ditanya pihak kepolisian di TKP.

Dari keterangan anak almarhum, semasa hidunya almarhum pernah terkena penyakit stroke. Di TKP memang terlihat darah yang  keluar dari mulut almarhum. Di lantai kamar penginapan terdapat pula feses serta ceceran sperma.

Keterangan kepolisian, tidak ada ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban, almarhum pun langsung di bawa ke Rumah Sakit Kanujoso Djatiwibowo (RSKD) untuk divisum.

” Mayat tidak berpakaian, diperkirakan sudah tewas sekitar 4 sampai 8 jam karena mayat sudah kaku, tidak ada ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban, kini kita bawa ke RSKD untuk divisum,” papar Kapolsek Utara Kompol Putu Rideng SH kepada Balikpapan pos Jumat (31/8) kemarin. (bp-9)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Ibunya Jadi Simpanan, Anaknya Diperkosa

Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler