Penjualan Daihatsu pada 2019 Turun

Jumat, 10 Januari 2020 – 18:27 WIB
Peluncurn Daihatsu Xenia baru di Tangerang Selatan, Selasa (15/1). Foto: Dedi Sofian/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - PT Astra Daihatsu Motor (ADM) menutup akhir tahun 2019 tidak semoncer tahun sebelumnya. Pasalnya, ADM menyebut penjualan mereka sepanjang 2019 mengalami penurunan sebesar 11 hingga 12 persen.

Jika melihat data internal Daihatsu, sepanjang 2019 membukukan penjualan retail (dealer ke konsumen) sebesar 177.288 unit. Angka tersebut menurun lebih dari 20 ribu unit berbanding periode tahun sebelumnya 200.178 unit.

BACA JUGA: Daihatsu akan Rilis Sirion Facelift pada Maret

Direktur Pemasaran PT Astra Daihatsu Motor (ADM) Amelia Tjandra mengakui bahwa penjualan Daihatsu sepanjang 2019 ini tidak cemerlang.

"Meski data dari Gaikindo belum secara resmi dirilis. Tetapi estimasi kami Daihatsu akan mengalami penurunan penjualan sebesar 11 persen sampai 12 persen pada 2019," beber Amel saat ditemui di Sunter, Jakarta Utara.

BACA JUGA: Per Januari, Harga Mobil Daihatsu Alami Kenaikan

Menurut Amel, penurunan disebabkan karena kurangnya daya beli konsumen. Bahkan Amel melihat tak hanya pasar Indonesia saja, tetapi pasar global pun mengalami penurunan penjualan.

"Bukan pasar Indonesia saja yang mengalami penuruan sepanjang 2019, tetapi pasar global juga ikut turun. Kami lihat pasar India dan Thailand juga mengalami penurunan. Pasar China juga ikut turun karena ada perang dagang," kata Amel.

BACA JUGA: ADM Tegaskan Tak Akan Merilis Daihatsu Rocky Tahun Ini

Kendati demikian, Daihatsu masih bisa mempertahankan posisi ke-2 di pasar otomotif nasional.

"Kami masih bisa bertahan di posisi kedua industri otomotif nasional, di tengah persaingan yang sangat ketat dengan brand lainnya," kata Amel.

Pencapaian itu, lanjut Amel, tidak lepas dari berbagai model Daihatsu yang ditawarkan. Model terlaris sepanjang tahun 2019, masih dipegang Sigra dengan pencapaian 29 persen dari total produk, Gran Max menyumbang (21 persen), dan Xenia (16 persen). (mg9/jpnn)


Redaktur & Reporter : Dedi Sofian

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler