Penyebab Amblasnya Jalan Daan Mogot

Senin, 13 Januari 2020 – 20:09 WIB
Jalan Daan Mogot amblas. Foto: Antara

jpnn.com, TANGERANG - Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) menduga amblasnya Jalan Daan Mogot, Kota Tangerang dengan kedalaman 2,5 meter dan lebar 2 meter kemungkinan disebabkan faktor lokal, bukan akibat banjir.

Kepala Bagian Program dan Anggaran Pusat Teknologi Reduksi Risiko Bencana BBPT Nur Hidayat mengatakan, jika amblasan yang terjadi hanya pada kawasan tertentu saja, bukan terjadi di lokasi lainnya.

BACA JUGA: Jalan Dekat Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Amblas

"Di dalam lubang itu ada pipa PDAM atau saluran air. Maka bisa dipastikan kemungkinan karena faktor lokal di dalam lubang itu saja. Ini yang perlu dicari tahu bersama untuk diketahui penyebabnya," ujar Nur Hidayat, Senin (13/1).

Dengan begitu, maka dapat disimpulkan sementara jika amblasnya jalan karena faktor lokal. Sebab jika karena banjir yang terjadi beberapa waktu lalu, maka amblesnya akan terlihat jejak alirannya yg terjadi pada sepanjang saluran air di dekatnya.

BACA JUGA: Terperosok ke Dalam Jalan yang Amblas, Harmusti Ditemukan Tewas di Kedalaman Tujuh Meter

"Semua pihak terkait kepemilikan pipa maupun kabel yang berada di dalam lubang bisa diajak koordinasi untuk mencari penyebabnya," ujar Nur Hidayat.

Namun, Nur Hidayat menyarankan kepada Pemerintah Kota Tangerang untuk melakukan penelitian di beberapa lokasi lainnya pascabanjir agar saluran air dan kondisi jalan dalam keadaan baik. "Harus dicek lokasi lainnya juga," ujarnya.

Kementerian PUPR melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) VI sudah melakukan perbaikan jalan yang ambles dengan kedalaman 2,5 meter dan lebar 2 meter di KM 22 Jalan Daan Mogot Kota Tangerang.

Sekretaris Dinas PUPR Kota Tangerang, Taufik Syahzaeni mengatakan, pekerjaan perbaikan diawali dengan pembongkaran jalan sehingga memudahkan petugas untuk melakukan pekerjaan.

Sebab di dalamnya tersebut terdapat pipa air minum, kabel optik dan kabel lainnya yang perlu ditangani terlebih dahulu.

Kemudian setelah selesai maka akan dilakukan penggantian saluran gorong - gorong dengan box culvert ukuran 1x1 meter dengan panjang 1,2 meter.

"Total box culvert yang akan digunakan dalam pekerjaan ini mencapai 18 meter. Kita tetap lakukan pekerjaan meskipun masih ada air dari pipa yang rusak," ujarnya. (antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Rah Mahatma Sakti

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler