Penyebab Mata Merah dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Januari 2017 – 08:21 WIB
Ilustrasi

jpnn.com - jpnn.com - Mata merah biasanya terjadi karena pembuluh darah pada mata mengalami iritasi atau membengkak.

Mata merah ini mengindikasikan ada masalah, yang tingkatannya ringan hingga cukup serius.

BACA JUGA: Baca Nih, Ciri Pankreas Bermasalah!

Untuk masalah mata yang serius, hal ini akan memerlukan bantuan medis atau Anda bisa memeriksakan mata ke dokter spesialis mata.

Tetapi Anda tak perlu terlalu mengkhawatirkan mata yang merah, khususnya jika tak disertai perubahan kemampuan penglihatan dan tak ada rasa sakit.

BACA JUGA: Lima Mitos Salah tentang Labia

Berikut beberapa penyebab mata merah, seperti dilansir laman Fox News, Rabu (11/1).

1. Mata Anda kering.

BACA JUGA: Pasangan Menikah Punya Kehidupan Seks Lebih Baik

Ketika mata Anda kering, mereka menjadi iritasi dan meradang. Peradangan ini yang menyebabkan kemerahan.

Mata kering lebih umum pada orang dewasa yang berusia lebih dari 50 tahun, tapi kini juga sering memengaruhi orang-orang muda yang menghabiskan banyak waktu menatap layar komputer.

Anda tidak berkedip terlalu sering ketika sedang melihat layar komputer yang menyebabkan kekeringan pada mata Anda.

Air mata buatan bisa melembabkan mata serta akan mengurangi peradangan.

Untuk menjaga masalah datang kembali, cobalah untuk berkedip lebih sering ketika Anda sedang bekerja menggunakan komputer.

Anda juga bisa mencoba aturan 20-20-20 untuk membantu dan mengurangi masalah mata kering yang disebabkan terlalu lama menatap komputer.

Setiap 20 menit Anda berada di depan layar, fokus pada sesuatu yang berjarak 20 kaki dari selama 20 detik.

Jika itu tidak membantu, Anda bisa mengalami mata kering kronis dan Anda harus mengunjungi dokter.

Dokter mungkin akan meresepkan obat tetes mata yang mengurangi peradangan terkait kekeringan, seperti Restasis.

2. Anda memiliki alergi musiman.

Alergen seperti serbuk sari bisa menyebabkan pembengkakan dan peradangan di mata Anda, yang menyebabkan mata menjadi kemerahan.

Karena alergi juga cenderung membuat mata gatal, karena tanpa sadar Anda menggosoknya. Karenanya, kemerahan pada mata menjadi lebih parah.

Gejala lain: Gatal-gatal, bersin, hidung tersumbat dan mata berair.

Gunakan kompres dingin untuk mata Anda selama 15 menit beberapa kali sehari.

Kemudian, berbicara dengan dokter perawatan untuk mencari tahu cara terbaik menjaga alergi Anda tetap terkontrol.

Dokter mungkin merekomendasikan antihistamin yang mengurangi respons tubuh terhadap alergen dan peradangan.

Tetapi karena antihistamin membuat mata kering, Anda mungkin juga harus menggunakan air mata buatan untuk mencegah kekeringan dan kemerahan.

3. Anda mengonsumsi obat-obatan tertentu.

Antihistamin bukan satu-satunya obat yang berpotensi bisa mengeringkan mata dan membuat mereka merah.

Obat tidur, obat-obatan anti-kecemasan dan obat penghilang rasa sakit seperti ibuprofen, juga bisa menyebabkan kekeringan dan kemerahan pada mata.

Obat-obat ini bisa mengurangi aliran darah ke jaringan di dalam dan sekitar mata, membuatnya kering dan merah.

Anda bisa mengatasinya dengan air mata buatan.

4. Anda kurang tidur

Kurang tidur juga bisa menyebabkan mata merah dan membengkak.

Anda harus mendapatkan cukup tidur agar lapisan air mata bisa melakukan regenerasi. Dan hilangnya air mata mengarah ke kemerahan.

Sekali lagi, air mata buatan bisa membantu melembabkan lapisan mata kering Anda.

5. Anda minum terlalu banyak.

Alkohol menyebabkan pembuluh darah bersantai. Yang memungkinkan lebih banyak darah mengalir melalui pembuluh di mata, sehingga terlihat lebih merah.

Gejala lain: Sakit kepala, dehidrasi dan mual.

Cara memperbaikinya: Gunakan over-the-counter mata whitening drop seperti Visine.(fny/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Ketahui Makanan Baik dan Buruk Dikonsumsi Saat Sakit


Redaktur : Fany
Reporter : Fany, Yessy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler