Perahu Tenggelam, Nelayan Hilang

Jumat, 30 Maret 2012 – 04:27 WIB

MANOKWARI - Seorang nelayan, Kamil (19 tahun) dinyatakan hilang hingga Kamis (29/3) setelah perahunya terbalik dihantam gelombang besar saat pergi melaut di perairan Manokwari. Saat ini dilakukan pencarian di sekitar peraiaran antara Manokwari dan Pulau Numfor.
         
Kamil bersama temannya,Tafiudin (18 tahun) pergi melaut,Rabu (28/3) dini hari sekitar pukul 04.00 Wit. Namun dalam perjalanan menuju rumpon ikan cakalang dan tuna ekor kuning,laju perahu motor tempel mereka dihadang gelombang besar disertai angin kencang.
         
Gelombang tinggi menghamtam perahu mereka sampai terbalik sekitar pukul 08.00 Wit. Kedua nelayan muda ini pun panik.Melihat rumpon yang sudah dekat,mereka mencoba berenang dan meninggalkan perahu yang sudah dipenuhi air.
         
Tafiudin yang ditemui di kediamannya di kompleks Borobudur,Kelurahan Padarni,Distrik Manokwari Barat, bertutur,ia  dan rekannya,Kamil mencoba berenang dengan menopang papan penutup dek perahu menuju rumpon. Tapi saat berenang ke rumpon ini,Kamil menghilang sedangkan sedangkan dirinya berhasil sampai di rumpon.
         
Tafiudin mencoba bertahan di rumpon sambil menunggu pertolongan.. Sedangkan Kamil,tak juga sampai di rumpon. Setelah bertahan selama satu hari,dalam kondisi lemas karena tak makan-minum sehari penuh,Tafiudin akhirnya ditemukan oleh sesama nelayan lainnya,Kamis (29/3) sekitar pukul 10.00 Wit. ‘’Kami panik karena perahu sudah penuh air,makanya berenang ke rumpon,’’ ujar Tafi-panggilan akrabnya.
         
Koordinator nelayan Borobudur ,Caaludin kepada Koran ini mengatakan,pihaknya telah mengerahkan 6 armada perahu motor tempel untuk melakukan pencairan Kamil. Mereka sangat berharap rekannya ini dapat ditemukan dalam kondisi selamat. ‘’Tadi siang kami langsung kerahkan 6 armada untuk mencari.Kita masih lakukan pecairan secara swadaya,’’ tuturnya.
         
Bila dalam pencarian ini tak membuatkan hasil,Caalu mengatakan,pihaknya akan meminta bantuan aparat terkait untuk membantu mencari Kamil.’’Kita bertekad untuk bisa menemukan dia,’’ tukasnya lagi.
         
Caalu menambahkan,pada Selasa siang atau sebelum Tafiudin dan Kamil turun melaut,dirinya telah mengingatkan sesama nelayan lainnya untuk tidak melaut karena cuaca sedang buruk. Ada peringatan dari BMKG (Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika) bahkan di perairan Manokwari dan Biak akan terjadi gelombang laut hingga 4 meter.Lagi pula,ketika  itu di kompleks Borobudur ada kegiatan pertemuan dengan aparat Polres Manokwari pembicarakan soal kamtimbas. ‘’Tapi mereka dua tetap turun melaut,’’ katanya.(lm)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Irman Sesalkan Kantor DPD di Mamuju Dirusak Massa


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler