Perdana, Indonesia Kedatangan Vaksin Covivax, Ada 134.500 Dosis

Minggu, 28 November 2021 – 13:13 WIB
Ilustrasi vaksin. Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Indonesia kedatangan vaksin merek Covivax untuk pertama kalinya pada Sabtu (27/11), sebanyak 134.500 dosis dalam bentuk jadi.

Indonesia secara total telah mendatangkan vaksin Covid-19 sebanyak 135 tahap. Hal itu dilakukan demi memperkuat program vaksinasi nasional.

BACA JUGA: Sahabat Vanessa Angel Buka Donasi Rumah untuk Gala Sky, Doddy Sudrajat: Mengemis

Plt Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan Maxi Rein Rondonuwu menjelaskan Covovax yang didatangkan ialah jenis vaksin Covid-19 dengan platform protein sub unit.

Di mana vaksin itu berupa protein yang direkayasa dari urutan genetik SARS-CoV-2 ditambahkan dengan matriks m berbasis saponin.

BACA JUGA: Natal Kedua dalam Pandemi, Begini Permintaan Satgas Covid-19 Pada Gereja

“Penyediaan vaksin dilakukan beberapa strategi, yakni bilateral, multilateral, serta eksplorasi dari kemampuan produksi dalam negeri,” kata pria yang berprofesi sebagai dokter itu dalam keterangan pers yang disampaikan Humas Kemenkominfo, Minggu (28/11).

Maxi melanjutkan Indonesia telah menerima lebih dari 317 juta dari kebutuhan 412 juta dosis per 26 November 2021.

BACA JUGA: 6 Jenis Pelumas ini Aman untuk Begituan, Nomor 5 ada yang Khusus Lho

"Diharapkan pada akhir tahun, 75 persen tercapai untuk dosis satu dan 65 persen untuk dosis dua," katanya.

Pada hari yang sama dengan kedatangan Covivax, di Indonesia juga tiba vaksin tahap-132, 133, dan 134 dengan jumlah lebih 3,5 juta dosis.

Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate mengatakan sebanyak 1.302.600 dosis vaksin AstraZeneca tiba di Tanah Air pada pukul 17:15 WIB.

Kedatangan tahap ke-133 sebanyak 727.740 dosis Pfizer pada pukul 21:00 WIB.

Selanjutnya kedatangan tahap ke 134 juga vaksin AstraZeneca berjumlah 1.404.000 dosis yang tiba pukul 22:10 WIB.

"Pemerintah terus datangkan vaksin untuk memenuhi kebutuhan percepatan vaksinasi," bebernya.(ast/jpnn)

Kamu Sudah Menonton Video Terbaru Berikut ini?


Redaktur : Yessy
Reporter : Aristo Setiawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler