Perempuan Asal Jabar Ini Dituduh Penculik Anak, Lalu..

Jumat, 24 Maret 2017 – 18:33 WIB
Ilustrasi. Foto: dokumen JPNN

jpnn.com, SERGAI - Kabar penculikan anak kembali bikin heboh di Dusun II, Desa Sei Sijenggi, Perbaungan, Sergai, Sumut, pada Kamis (23/3) sekira pukul 17.00 WIB.

Seorang perempuan berambut pirang asal Jawa Barat nyaris diamuk warga. Beruntung, perempuan bernama Ika Putri, 26, dan menderita ganguan mental tersebut langsung diamankan petugas.

BACA JUGA: Sabaniah Dituduh Penculik, Diikat dan Disiram Bensin

Ika Putri pertama kali didapati warga sedang tidur di belakang rumah warga, tak jauh dari Lola’s. Berikutnya dia digiring ke pinggir jalan Jalinsum Km.45-46.

Sesaat tiba di Jalinsum, warga yang masih dihantui isu penculikan anak, seketika terprovokasi hingga beringas ingin menganiayanya. Beruntung seorang pria berkaca mata mencegah warga dan menghubungi polisi.

BACA JUGA: Dicurigai Penculik, Dikepung, Ternyata Memang Penjahat

Tak berapa lama, petugas Bhabinlamtibmas Polsek Perbaungan tiba di lokasi dan melakukan pengamanan. Warga yang sebelumnya berkerumun segera disuruh membubarkan diri.

“Bubar kalian! Orang gila kok ditonton. Bikin macet jalan saja kalian,” bentak Aiptu S Nasution kepada warga yang ramai mengerumuninya. Seiring dengan itu, warga pun membubarkan diri.

BACA JUGA: Dicurigai Penculik Anak, Perempuan Ini Dibogem Warga

Nasib tak kalah apes juga dialami pria berpakaian kumal di Pakpak Bharat. Pria ini terpaksa diamankan Polsek Sukaramai, Pakpak Bharat pada Kamis (23/3) pagi. Pengamanan dilakukan karena dicurigai warga sebagai penculik anak dan hendak memukulinya.

“Sesampai di TKP, kita lihat warga sudah ramai. Jadi kita amankan (pria kumal) supaya tidak terjadi hal yang tidak diinginkan,” kata Kapolsek Sukaramai, AKP H Surbakti.

Setelah diintrogasi, polisi menduga pria itu gelandangan atau pengemis. Karenanya, petugas akan menyerahkannya ke Dinas Sosial untuk dikarantina. “Sepertinya kurang waras,” pungkas kapolsek.

Saat diamankan, pria tersebut memakai seragam berlapis-lapis, membawa pakaian bekas berisi tungkul jagung, jeruk, beberapa batang kayu dan dalam kantung celana penuh sampah.

Warga awalnya curiga dia berpura-pura gila, karena akhir-akhir ini isu penculikan anak marak. Untuk menjaga keamanan dan kenyamanan warga, Kapolsek mengimbau agar warga tetap tenang.

“Kalau ada orang asing masuk kampung kita, ditanya baik-baik jangan bertidak anarkis atau main hakim sendiri,” imbau Surbakti. (war/ric/cpn/asi/ras)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Termakan Isu Hoaks, Warga Tega Keroyok Seorang Ibu Tua


Redaktur & Reporter : Budi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler