Peringati Imlek, Gus Mis Sebut Indonesia Penuh dengan Rasa Persaudaraan

Jumat, 12 Februari 2021 – 10:27 WIB
Ketua DPP Bamusi Zuhairi Misrawi. Foto: Dok. PDIP

jpnn.com, JAKARTA - Ketua Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi) Zuhairi Misrawi menyampaikan selamat Imlek kepada warga keturunan Thionghoa yang merayakan.

Pria yang akrab disapa Gus Mis itu menyatakan, PDI Perjuangan turut menyemarakkan perayaan Imlek bertajuk Imlekan Bareng Banteng yang diselenggarakan pada Jumat (12/2).

"Setelah gelar Harlah Ke-95 NU, PDI Perjuangan menggelar perayaan Imlek dengan nama Imlekan Banteng. Ini sekali lagi membuktikan PDI Perjuangan adalah partai politik yang mampu membumikan Pancasila dan memperkukuh Bhinneka Tunggal Ika," kata Gus Mis.

Cendekiawan Nahdlatul Ulama itu menilai warga Tionghoa turut berperan terhadap kemerdekaan Indonesia. Bahkan, dalam kacamata sejarah masuknya Islam ke Indonesia, peran warga muslim keturunan Tionghoa sangat besar.

"Setidaknya hal itu tercatat sejak abad ke-14, sehingga mampu mengekspresikan wajah Islam yang berakulturasi dengan kebudayaan nusantara," kata dia.

BACA JUGA: Begini Cara Ruben Onsu Rayakan Imlek 2021 di Rumah

Dia menyebut beberapa Sunan dalam Wali Sanga dikenal sebagai sosok keturunan Tionghoa, yang membuktikan betapa jasa mereka dikenang dalam sejarah, sehingga memunculkan sebuah tesis bahwa sejarah masuknya Islam ke nusantara dari China.

Menurut Gus Mis, kemajemukan Indonesia yang sangat kaya terlihat dari umat Islam keturunan Tionghoa yang tetap merayakan Imlek dengan penuh persaudaraan dan silaturahmi. Hal itu sudah menjadi bagian dari kebudayaan.

BACA JUGA: Korlantas Sebut Larangan Bepergian Buat Arus Mudik Imlek Landai

Dia memastikan PDIP memberikan ruang sebesar-besarnya kepada kepada warga Tionghoa merayakan Imlek.

"Bung Karno sebagai Bapak Proklamator juga merayakan Imlek. Pada masa Orde Baru perayaan Imlek dilarang, hingga akhirnya Gus Dur menghidupkan kembali perayaan Imlek. Ibu Megawati saat menjadi Presiden RI secara resmi menjadikan hari perayaan Imlek sebagai hari libur nasional," papar Gus Mis.

Maka dari itu, lanjut dia, momen Imlekan Bareng Banteng sebagai bentuk kesadaran historis seluruh komponen bangsa.

"Bahwa semua warga negara perlu merawat keindonesiaan secara sungguh-sungguh, sehingga Pancasila semakin kokoh di bumi pertiwi ini," tegas Gus Mis.(tan/jpnn)

Video Terpopuler Hari ini:

BACA JUGA: Momen Imlek, Gisel Kumpul dengan Keluarga Wijin


Redaktur & Reporter : Fathan Sinaga

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler