Perintah! Dilarang Bawa Senjata Api

Kamis, 01 Desember 2016 – 07:12 WIB
Aksi Bela Islam II, 4 November 2016. Foto: dok.JPNN.com

jpnn.com - JAKARTA - Pangdam Jaya Mayjen Teddy Laksmana mengatakan, pengamanan jalannya aksi unjuk rasa yang sedianya digelar besok di Kawasan Monas, akan melibatkan personel dari TNI dan Polri dengan jumlah yang lebih besar daripada pengamanan pada aksi 4 November lalu.

Namun, dia menolak untuk menjelaskan secara detaiL komposisi pengamanannya nanti.

BACA JUGA: Pesan Kapolri! Khusus untuk Mahasiswa Hukum

Yang jelas, dirinya mengatakan bahwa anggotanya telah siap mengamankan aksi tersebut.

dia juga telah menyampaikan pesan khusus kepada anggotanya dalam tugas pengamanan nanti.

BACA JUGA: Sama Seperti Indonesia, TNI dan AB Jepang Perlu Jalin Kerja Sama

“Saya sudah berpesan agar mereka sabar, berdoa, sabar, dan humanis terhadap pendemo,” kata Teddy saat dijumpai di Silang Monas, Jakpus, kemarin.

Selain itu, dia menyatakan bahwa anggotanya telah diperintahkan tidak membawa senjata api atau peluru dalam tugasnya nanti. “Itu sudah perintah,” tegasnya.

BACA JUGA: Di Mana Presiden saat Ada Aksi Besok?

Dari Kemenkopolhukam, Menko Polhukam Wiranto saat disinggung soal pencegahan menyusupnya pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab dalam aksi unjuk rasa besok, mengatakan bahwa masyarakat harus mau bekerja sama mengamankan jalannya aksi.

“Insyaallah kita nggak kecolongan, mudah-mudahan,” harap Wiranto. (tyo/wan/byu/mia/dod/sam/jpnn)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Supaya Retakan Itu Tidak Semakin Menganga


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler