Pernyataan Keras Wamenag soal Aksi Kekerasan Polisi Israel di Masjid Al-Aqsa

Minggu, 09 Mei 2021 – 18:35 WIB
Zainut Tauhid. Foto: Mesya/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa'adi mengungkapkan keprihatinan yang sangat mendalam atas kekerasan yang terjadi di komplek Masjid Al-Aqsa Yerusalem.

Aksi kekerasan polisi Israel terhadap warga Palestina khususnya umat Islam itu tergolong tindakan sangat keji.

BACA JUGA: Polisi Israel Menyerang Warga Palestina, Sukamta: Ada Upaya Sistematis

"Tindakan membubarkan ribuan jemaah yang menggelar salat tarawih di Masjid Al-Aqsa untuk menyambut Lailatul Qadar, malam paling suci di Bulan Ramadan adalah perbuatan sangat keji dan bentuk pelanggaran hak asasi manusia," tegas Zainut, Minggu (9/5).

Belum lagi pengusiran terhadap warga Palestina yang bermukim di kawasan Sheikh Jarrah, sebelah timur Yerusalem, kata Zainut, merupakan bentuk kesewenang-wenangan terhadap nilai-nilai kemanusiaan. 

BACA JUGA: Warga Palestina di Masjidilaqsa Diserang Polisi Israel, Bang Saleh Meradang

Dia menambahkan, apa yang dialami oleh warga Palestina khususnya umat Islam yang sedang melaksanakan ibadah puasa merupakan bentuk ujian yang sangat berat dari Allah SWT.

"Semoga mereka diberikan kesabaran dan kekuatan menerimanya," ucapnya.

BACA JUGA: Mobil Dikendarai Serda Nurhadi Dikerubuti Debt Collector, Kodam Jaya Langsung Bereaksi

Wamenag menambahkan, bangsa Indonesia selalu berdiri di belakang perjuangan rakyat Palestina untuk memperoleh hak sebagai negara dan bangsa yang merdeka dan berdaulat.

Prinsip bangsa Indonesia adalah menentang segala bentuk penjajahan di muka bumi karena tidak sesuai dengan prikemanusiaan dan prikeadilan.

Dia mengajak seluruh umat Islam Indonesia untuk terus memberikan dukungan terhadap perjuangan rakyat Palestina dan mendoakan mereka. 

"Semoga Allah SWT segera menurunkan pertolongan dan memberikan keselamatan bagi warga Palestina," tandasnya. (esy/jpnn)

 

Jangan Sampai Ketinggalan Video Pilihan Redaksi ini:


Redaktur & Reporter : Mesya Mohamad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler