Persebaya Resmi Pecat Pelatih Iwan Setiawan

Senin, 22 Mei 2017 – 23:02 WIB
Iwan Setiawan (kanan). Foto: Angger Bondan/Jawa Pos

jpnn.com, SURABAYA - Manajemen Persebaya Surabaya resmi memecat Iwan Setiawan dari kursi kepelatihan, Senin (22/5).

Keputusan itu diambil setelah pelatih asal Medan itu tidak hadir memimpin latihan skuat Green Force selama tiga pekan.

BACA JUGA: Dipecat Persebaya, Begini Respons Iwan Setiawan

Pertimbangan untuk menjaga suasana kondusif dalam internal tim dan warga Surabaya menjadi alasan kuat mereka mengambil kebijakan ini.

"Melihat kondisi tim dan hasil evaluasi menyeluruh beberapa pekan terakhir, manajamen mengakhiri masa kontrak Iwan Setiawan sebagai pelatih kepala," kata Candra Wahyudi, Direktur Tim Persebaya kepada Jawa Pos (induk JPNN), kemarin.

BACA JUGA: Menang Telak Atas Real Madura, Kalteng Putra Diguyur Bonus Sebegini

Tak hanya pelatih kepala, manajemen juga akan mengevaluasi total staf pelatih lainnya demi kemajuan Persebaya agar target lolos ke Liga 1 terealisasi. "Kami mengevaluasi total staf pelatih untuk mengamankan target lolos Liga 1 di akhir musim nanti," terangnya.

Dengan pemutusan kontrak kerja tersebut, praktis Iwan hanya melatih Rendi Irwan dkk. lebih kurang selama tiga bulan. Iwan dikontrak secara resmi pada 24 Februari lalu.

BACA JUGA: Tulang Rahang Patah Disikut Lawan, Winger PSPS Terpaksa Jalani Operasi

Selama Liga 2 grup 5, Iwan Setiawan hanya mendampingi dua kali pertandingan resmi, yakni seri 1-1 melawan Madiun Putra FC pada laga perdana di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, dan tumbang 2-1 dari Martapura FC di Stadion Demang Lehman, Martapura.

Sebelum didepak, Iwan sempat mendapat hukuman dari manajemen berupa larangan mendampingi tim di pertandingan lawan Persepam Madura Utama (menang 3-1) dan seri dengan PSIM Yogjakarta (1-1), ditambah denda sebesar Rp 100 juta.

Hukuman plus denda itu merupakan buntut dari insiden yang melibatkan Iwan di Martapura FC di Kalimantan Selatan. Saat itu, di luar stadioan usai pertandingan, ratusan Bonek meminta Iwan bertanggung jawab atas kondisi timnya, namun Iwan emosi dan mengacungkan jari tengah ke arah kerumunan Bonek, Minggu (30/4).

Sementara itu, usai mengakhiri kontrak Iwan, manajemen segera bergerak cepat mencari nama baru sebagai pelatih kepala Persebaya. "Manajemen segera mencari pelatih baru dan segera kami sampaikan ke publik," kata Candra.

Persebaya Surabaya saat ini masih bertengger di peringkat tujuh klasemen sementara dari delapan tim yang menghuni grup 5 dengan raihan lima poin hasil sekali menang, sekali kalah dan dua kali seri.

Persebaya hanya unggul satu poin dari penghuni dasar klasemen yaitu PSBI Blitar atau tertinggal tiga poin dari pemuncak klasemen, Persatu Tuban, yang mengoleksi delapan poin hasil lima kali bertanding.

Namun Persebaya berpeluang merangsek ke papan atas karena masih menyimpan satu pertandingan tandang melawan PSBI yang sempat tertunda akibat tak mendapatkan izin dari kepolisian setempat.(dyn/rak)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Kepri Jaya Harus Puas Bawa Satu Poin dari Markas Pro Duta


Redaktur & Reporter : Budi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler