Persija 1 vs 1 Persib: Fasilitas Rusak, Spanduk Kebencian Masih Ada

Kamis, 11 Juli 2019 – 12:02 WIB
Duel Persija vs Persib berakhir dengan skor imbang 1-1. Foto: IG @persijajkt

jpnn.com, JAKARTA - Laga menarik antara Persija Jakarta versus Persib Bandung pada lanjutan Liga 1 2019 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Rabu (10/7), dikotori oleh ulah segelintir penonton.

Oknum suporter itu merusak sejumlah fasilitas stadion.  Salah satunya adalah rusaknya pagar pembatas tribun.

BACA JUGA: Nginap di Stadion GBK Demi Nonton Persija Vs Persib, 33 Orang Diamankan Polisi

Tepatnya di sisi sebelah kiri tribun VIP dan sisi tribun utara. Pagar dari besi itu roboh karena dorongan dari suporter di tribun.

BACA JUGA: Nginap di Stadion GBK Demi Nonton Persija Vs Persib, 33 Orang Diamankan Polisi

BACA JUGA: Rohit Chand Ogah Tanggapin Soal Insiden Marahi Novri Setiawan karena Kena Kartu Merah

Kepala Unit SUGBK Mulyani pun sangat kecewa dengan rusaknya beberapa fasilitas itu. Dia mengungkapkan, untuk memperbaikinya butuh waktu beberapa hari.

“Harus dilas dahulu. Panjang juga, kan? Untuk harga mungkin tidak menyentuh ratusan juta,’’ bebernya.

BACA JUGA: Persija 1 vs 1 Persib, Banauelos: Anak-Anak Sudah Bermain Maksimal

Dia menjelaskan, ketika menyewa SUGBK, Persija memang sudah menyerahkan uang jaminan senilai Rp 1 miliar.

Namun, Mulyani menegaskan bahwa uang jaminan itu tidak bisa langsung dipakai untuk biaya perbaikan.

’’Harus komunikasi dahulu dengan pihak Persija. Mau bayar langsung atau dipotong dari uang jaminan,’’ paparnya.

CEO Persija Ferry Paulus menuturkan, perusakan yang dilakukan oleh sejumlah oknum The Jak karena mereka terbawa tensi pertandingan. 

’’Terlalu euforia. Biasanya nanti di SUGBK ada catatan kerusakannya. Kami pasti akan ganti,’’ ungkap Ferry.

Selain bakal membayar biaya kerusakan, Persija pun dibayangi sanksi atas apa yang dilakukan oknum suporternya.

Sebab, di pertandingan kemarin, masih terdengar chant kebencian. Beberapa banner dan tulisan berbau kebencian masih ada. Tepatnya di tribun utara.

Di beberapa titik di tribun juga sempat terjadi keributan. Sejumlah orang yang dituduh suporter Persib dihajar.

Namun, panpel dan koodinator lapangan dari pihak The Jak bergerak cepat untuk mengamankan korban.

Pemandangan itu membuat Ketua The Jak Mania Ferry Indrasjarief kecewa. 

Nantinya, jika benar disanksi, dirinya akan mengembalikan hal tersebut kepada oknum-oknum, khususnya The Jak di tribun utara.

“Namun, kami juga berharap suporter lawan jangan memprovokasi. Sebelum laga, sudah beredar foto-foto provokasi dari mereka. Sangat disayangkan, seharusnya tidak ada,’’ ungkapnya.

Dia juga berharap ke depannya The Jakmania harus fokus mendukung Persija.

“Jangan terbawa emosi dan apa yang dinyanyikan tidak nyambung dengan pertandingan,’’ bebernya.

Sementara itu, Match Commisioner Cahyanto mengaku memang ada beberapa peristiwa itu. Dia  berjanji  melaporkannya ke Komisi Disiplin PSSI.

’’Nanti sanksi dan hukuman urusan Komdis, saya akan melaporkan saja,’’ jelas Cahyanto. (rid/bas)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Picu Kericuhan di Duel Klasik Persija vs Persib, Seorang Penonton Diamankan Polisi


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler