Persija vs Mitra Kukar: Agar Sempurna dan The Jak Senang

Minggu, 09 Desember 2018 – 08:45 WIB
Suporter Persija, The Jakmania. Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Persija Jakarta akan menjalani laga terakhir Liga 1 2018 melawan Mitra Kukar, Minggu (9/12). Pelatih Persija Stefano Cugurra Teco mengatakan para pemainnya tetap waspada terhadap lawannya. Pasalnya, Mitra Kukar yang terancam terdegradasi mempunyai pemain berkualitas.

’’Ya kami sudah lihat Mitra Kukar bagaimana, tapi lebih baik fokus ke tim sendiri. Saya tidak mau berbicara banyak tentang lawan,’’ ucapnya.

BACA JUGA: Persija vs Mitra Kukar: Leal Janji Batasi Gerakan Simic

Pelatih asal Brasil itu menuturkan anak asuhnya tidak terbebani. Meskipun diharuskan menang agar raihan juara jadi sempurna dan menyenangkan The Jak yang datang, dia mengungkapkan timnya akan enjoy bertanding hari ini.

’’Kami sudah pernah mengalami ini pada final Piala Presiden lalu lawan Bali United. Hampir mirip situasinya. Stadion sama dan akan penuh, saya pikir harus berpikir positif untuk bisa bermain bagus,’’ ungkapnya.

BACA JUGA: Persija vs Mitra Kukar: Kerahkan 10 Ribu Persen Kemampuan

Sementara itu, di kubu PSM Makassar yang punya kans lebih sedikit jadi juara tetap mencoba optimis jelang laga terakhir melawan PSMS Medan. Mereka juga berharap ‘bantuan’ dari Mitra Kukar agar bisa mengalahkan Persija. Bantuan yang dirasa oleh Pelatih PSM Robert Rene Alberts sangat mustahil terjadi.

Meski begitu, Alberts mengatakan tidak ambil pusing. Dirinya hanya fokus untuk menang terlebih dahulu. ’’Dan yang lainnya itu bukan urusan kami,” ujar pelatih asal Belanda itu.

BACA JUGA: Borneo FC Vs PS Tira: Pantang Bagi Pesut Etam Main Mata

Tidak hanya dari segi taktik saja, perebutan gelar juara juga dekat dengan rumor settingan. Alberts sempat geram terhadap kepemimpinan wasit pada laga melawan Bhayangkara FC lalu. Dalam pertandingan tersebut, bek Hasyim Kipuw mendapat kartu merah.

“Saya tidak khawatir dengan apapun, karena saya yakin dengan tim. Kami ingin menyelesaikan musim ini dengan pertandingan akhir yang bahagia. Fokus saya dengan tim. Kami juga berterimakasih kepada suporter dengan cara bermain yang bagus,” imbuhnya.

Jika gagal meraih juara, PSM masih finish di urutan kedua. Mereka pun berhak dengan tiket Piala AFC musim depan. Hal itu menjadi rencana realistis bagi Alberts. Terakhir PSM bermain dalam AFC tahun 2004 silam.

“Kami tahu waktu istirahat setelah kompetisi ini tidak lama. Februari kami harus sudah siap. Meski lawan PSMS itu pertandingan terakhir, harus tetap berpikir tentang AFC Cup musim depan,” kata pelatih berusia 64 tahun itu. (rid/gil)

BACA ARTIKEL LAINNYA... PSM Makassar vs PSMS Medan: Ingin Akhir Bahagia


Redaktur & Reporter : Soetomo

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler