Persija vs Persebaya: Kenangan Pahit Jangan Terulang

Selasa, 26 Juni 2018 – 08:04 WIB
Suporter Persebaya, Bonek. Foto: Chandra Satwika/Jawa Pos

jpnn.com, JAKARTA - Persija vs Persebaya Surabaya, dalam laga lanjutan Liga 1 2018, akan berlangsung di Stadion PTIK, Jakarta, Selasa (26/6), live Indosiar pukul 18.30 wib.

Tanggal 29 November 2009 adalah kali terakhir Persebaya Surabaya bertandang ke Jakarta untuk menghadapi Persija Jakarta. Green Force kala itu harus mengakui keunggulan tuan rumah dengan skor 3-4 di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Harus pulang dengan tangan kosong ke Surabaya dalam pertandingan di Indonesia Super League musim 2009–2010.

BACA JUGA: Persija vs Persebaya: Pantang Gentar Meski Pincang

Sembilan tahun berlalu. Petang nanti, Persebaya akan kembali ke Jakarta melawan Persija dalam laga tunda yang seharusnya digelar pada 3 Juni di Stadion Sultan Agung, Bantul.

Bukan bertanding lagi di SUGBK, Rendi Irwan dkk harus bertandang ke Stadion PTIK yang menjadi venue alternatif kandang Persija setelah beberapa stadion di sekitar Jakarta tidak bisa dipakai karena persiapan Asian Games 2018.

BACA JUGA: Persija vs Persebaya: Pincang, Tim Tamu Tetap Pede

Tentu, kenangan sembilan tahun silam itu tidak ingin diulang. Persebaya wajib menang pada pertandingan petang nanti. Berada di zona degradasi, yakni peringkat ke-16 dengan 14 poin, tim kebanggaan arek Suroboyo itu membutuhkan kemenangan untuk mendongkrak posisi.

Tentu tidak mudah bagi Persebaya. Persija sedang berada dalam kondisi bagus. Walau bakal tampil tanpa Marko Simic, Ismed Sofyan dkk tetap percaya diri. Buktinya, ketika melawan PS Tira pada 8 Mei lalu, Persija menang telak 5-0 tanpa kehadiran striker andalannya tersebut.

BACA JUGA: Persija vs Persebaya: Green Force Tanpa Mesin Gol

Kemenangan dirasa kian sulit karena Persebaya bakal tampil tanpa kekuatan utamanya. Pelatih Persebaya Angel Alfredo Vera masih tidak bisa menurunkan striker asal Brasil David da Silva karena cedera. Hal tersebut diperparah dengan absennya beberapa pemain. Yakni, Oktafianus Fernando, M. Irvan, dan Ruben Sanadi.

Ovan dan Irvan tidak bisa tampil karena hukuman. Ovan terkena akumulasi kartu, sedangkan Irvan masih disanksi PSSI. Sementara itu, Ruben absen karena ada masalah keluarga.

Alfredo mengakui tanpa kehadiran pemain-pemain tersebut memang sedikit menyulitkan. Terutama David da Silva. Dua striker lokal yang selama ini menjadi pengganti, yakni Rishadi Fauzi dan Ricky Kayame, belum bisa menunjukkan taji sebagai juru gedor.

Karena itulah, pelatih asal Argentina tersebut akan memanfaatkan winger dan lini tengahnya untuk mencetak gol. Rishadi sangat mungkin disiapkan menjadi tembok di lini depan agar bisa sedikit membuka ruang untuk mencetak gol bagi gelandang dan pemain sayapnya.

BACA JUGA: Persija vs Persebaya: Green Force Tanpa Mesin Gol

’’Saya juga sudah tahu kekuatan Persija. Punya pemain sayap yang cepat, kami akan mengatasinya,’’ katanya.

Alfredo berharap timnya tetap mendominasi pertandingan. Dia menargetkan kemenangan sehingga harus membuat peluang sebanyak-banyaknya. ’’Saya yakin walau dengan striker lokal, kami bisa mencetak gol dan menang,’’ tuturnya. (rid/c19/tom)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Pelatih Persebaya: Harus Satu Lawan Satu


Redaktur & Reporter : Soetomo

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler