Pertamina Buka Pendaftaran di MyPertamina Mulai 1 Juli, Catat Cara dan Syaratnya

Rabu, 29 Juni 2022 – 16:33 WIB
PT Pertamina Patra Niaga membuka pendaftaran kendaraan dan identitas pemiliknya di website MyPertamina per 1 Juli nanti. Selanjutnya pendaftar akan mendapatkan QR Code yang dapat digunakan untuk pembelian BBM subsidi di SPBU Pertamina. Foto: Dokumentasi Pertamina

jpnn.com, JAKARTA - PT Pertamina Patra Niaga membuka pendaftaran kendaraan dan identitas pemiliknya di website MyPertamina per 1 Juli nanti.

Setelah mendaftar, pengguna akan mendapatkan QR Code yang dapat digunakan untuk pembelian BBM subsidi di SPBU Pertamina.

BACA JUGA: Wajib Tahu! Ini Fungsi Aplikasi MyPertamina, Ada 8 Fitur

Direktur Utama Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution mengatakan inisiatif ini dimaksudkan sebagai pencatatan awal untuk memperoleh data yang valid guna penyaluran BBM subsidi lebih tepat sasaran.

“Data pengguna yang terdaftar dan telah mendapatkan QR Code ini adalah bagian dari pencatatan penyaluran Pertalite dan solar agar bisa lebih tepat sasaran, bisa dilihat trennya, siapa penggunanya. Kami juga tidak mewajibkan memakai aplikasinya, hanya perlu daftar melalui website yang dibuka pada 1 Juli nanti,” kata Alfian.

Untuk memastikan implementasinya dapat dilakukan dengan lancar, Alfian menjelaskan tahapan-tahapan pendaftaran yang mudah.

BACA JUGA: 4 Wilayah di Jabar Bakal Uji Coba Transaksi Pertalite dan Solar Via MyPertamina

Masyarakat dapat mengakses website subsiditepat.mypertamina.id dan menyiapkan dokumen yang dibutuhkan, seperti KTP, STNK kendaraan, foto kendaraan, alamat email, dan dokumen lain sebagai pendukung.

Jika seluruh syarat telah dipenuhi, masyarakat untuk melakukan konfirmasi ‘daftar sekarang’.

BACA JUGA: Pertamina Terapkan Teknologi Digital untuk Pastikan BBM & LPG Subsidi Tepat Sasaran

“Data yang sudah didaftarkan akan diverifikasi atau dicocokkan dengan kesesuaian persyaratan," jelas Alfian.

Jika semua terpenuhi, lanjut Alfian, maksimal 7 hari kerja pengguna tersebut akan dinyatakan terdaftar dan menerima QR Code melalui email atau melalui notifikasi di website.

Jika menerima notifikasi adanya kekurangan atau ketidakcocokan dokumen, masyarakat bisa mencoba kembali mengisi data kendaraan dan identitasnya sesuai rekomendasi kekurangan yang ada.

Untuk kemudahan dan mengantisipasi kendala di lapangan, selain diakses dengan aplikasi MyPertamina, QR Code yang diterima juga bisa diprint out dan dibawa fisiknya ke SPBU ketika ingin melakukan pengisian Pertalite dan solar.

QR Code tersebut kemudian akan dicocokkan datanya oleh operator SPBU.

“Masyarakat tidak perlu khawatir, tahapannya sangat mudah, yang penting memastikan sudah daftar dan memastikan datanya sudah terkonfirmasi. Jika sudah menerima QR Code, maka transaksi akan berjalan seperti biasa,” pesannya.

Rencana lokasi awal akan dilakukan di beberapa kota dan kabupaten, di antaranya Kota Padang Panjang, Kabupaten Agam, Kabupaten Tanah Datar, Kota Bandung, Kota Sukabumi, Kota Tasikmalaya, Kabupaten Ciamis, Kota Banjarmasin, Kota Yogyakarta, dan Manado.

Untuk kota lain, pendaftaran akan dilakukan secara kontinyu memastikan kesiapan infrastruktur dan sistem sekaligus untuk mengakomodir kendaraan baru yang dibeli masyarakat.

Informasi lebih lanjut mengenai proses penyaluran Pertalite dan solar subsidi menggunakan MyPertamina, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Call Center (PCC) 135 serta sosial media resmi @ptpertaminapatraniaga dan @mypertamina. (mrk/jpnn)

 

Yuk, Simak Juga Video ini!


Redaktur : Sutresno Wahyudi
Reporter : Sutresno Wahyudi, Sutresno Wahyudi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler