Pertaruhan Besar Guardiola Jelang Laga Kontra Dortmund

Rabu, 14 April 2021 – 22:39 WIB
Manajer Manchester City Pep Guardiola saat mendampingi timnya menjamu Borussia Dortmund dalam leg pertama perempat final Liga Champions di Stadion Etihad, Manchester, Inggris, Selasa (6/4/2021). (ANTARA/REUTERS/Phil Noble)

jpnn.com, INGGRIS - Pep Guardiola menghadapi pertaruhan besar jelang laga leg kedua perempat final Liga Champions kontra Borussia Dortmund.

Guardiola mengatakan, dirinya akan dianggap gagal sebagai pelatih Manchester City, bila tidak dapat memenangkan Liga Champions selama melatih klub tersebut.

BACA JUGA: Klopp: Kroos Sulit Dikawal dan Mampu Mengubah Jalannya Pertandingan

City unggul agregat 2-1 dari Borussia Dortmund menjelang pertandingan leg kedua perempat final, Kamis (15/4) dini hari pukul 02.00 WIB.

Mereka belum mencapai semifinal selama dilatih Guardiola, setelah tersingkir pada babak delapan besar selama tiga musim terakhir.

BACA JUGA: Jelang Laga Kontra City, Dortmund Bertekad Bayar Kesalahan tim

"Saya tahu bila kami tidak menang, saya akan gagal, dan bila kami melakukannya 'betapa bagusnya Pep'," kata pelatih asal Spanyol tersebut dalam konferensi pers jelang pertandingan, yang dikutip BBC pada Rabu (14/4).

Persiapan City sempat terganggu karena serangkaian kembang api yang dinyalakan di luar hotel tim pada Rabu dini hari.

BACA JUGA: Tegas! Guardiola Bilang Begini Jelang Laga Dortmund Kontra City

Pada dua kesempatan di malam hari, kembang api membangunkan para pemain dan staf, sebelum meledaknya kembang api ketiga yang dicegah oleh staf keamanan The Blues sendiri.

Dortmund akan bermain tanpa Jadon Sancho di leg kedua.

Mantan pemain City itu masih dalam proses pemulihan dari cedera paha yang mencegahnya bermain di leg pertama.

Namun, gol tandang tim Jerman di Etihad akan membuat mereka lolos ke semifinal bila bisa menang di kandang dengan skor 1-0.

Guardiola pun mendesak timnya untuk fokus pada rencana mereka dibandingkan khawatir tentang agregat.

"Bila Anda memikirkan konsekuensi atau gol yang harus Anda cetak atau kebobolan, Anda lupa apa yang harus Anda lakukan," kata mantan pelatih Bayern dan Barcelona tersebut.

"Tidak peduli apa yang terjadi di leg pertama, Anda memiliki peluang di leg kedua."

"Akan lebih baik jika mereka tidak mencetak gol dan kami menang, tetapi di Liga Champions, Anda selalu punya peluang. Kami punya senjata untuk mencetak gol, mereka punya senjata untuk mencetak gol."

"Ide kami adalah pergi ke sana, melakukan yang terbaik dan membiarkan mereka merasa kami tidak akan mempertahankan apa yang kami dapatkan di sini. Kami ingin memaksakan permainan kami untuk memenangkan pertandingan," ungkap Guardiola.

Manchester City atau Dortmund akan berhadapan dengan Paris Saint-Germain (PSG) di semifinal.

Klub Prancis tersebut menyisihkan juara bertahan Bayern Muenchen dengan agregat 3-3.(Antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Ken Girsang

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler