Pesan Menpora Zainudin Amali soal Sosialisasi DBON di Konkernas PWI

Selasa, 22 November 2022 – 09:59 WIB
Menpora Zainudin Amali saat menjadi pembicara pada Kokernas PWO 2022 di Malang, Jawa Timur, Senin (21/11). Foto: Humas Kemenpora

jpnn.com, MALANG - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali mengajak Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) menggencarkan sosialisasi dan implementasi Desain Besar Olahraga Nasional (DBON).

Menurut Menteri Amali, PWI memiliki Seksi Wartawan Olahraga (Siwo) yang bisa berperan optimal dalam menyosialisasikan rencana induk tentang arah kebijakan pembinaan dan pengembangan keolahragaan nasional  itu.

BACA JUGA: Pesan Menpora Amali di Raker Igornas Demi Sukseskan DBON

 

Menteri Amali menyampaikan hal itu itu saat menjadi narasumber dalam Konferensi Kerja Nasional (Konkernas) PWI di Malang, Jawa Timur,  Senin (21/11).

BACA JUGA: Penonton DBL Indonesia Membeludak, Menpora Amali Takjub

Dalam kesempatan itu Menteri Amali mengatakan kerja sama antara Kemenpora dan PWI harus terus didorong karena kedua belah pihak telah menandatangani nota kesepahaman atau MoU.

"Ini (MoU) tidak boleh hanya di atas kertas, tetapi harus berjalan terus menerus," kata Menteri Amali.

BACA JUGA: Sumatera Barat Jadi Sentra DBON, Gubernur Mahyeldi Ansharullah Untai Harapan

Menteri asal Golkar itu menjelaskan Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menerbitkan Perpres Nomor 86 Tahun 2021 tentang DBON.

Menurut Menteri Amali, kehadiran perpres itu seharusnya membuat DBON makin cepat terlaksana. Oleh karena itu, dia menekankan tentang peran wartawan dalam sosialisasi DBON.

"Saya kira DBON yang dipayungi oleh Perpres Nomor 86 Tahun 2021 tentu tidak akan bisa tersosialisasi secara merata ke seluruh Indonesia tanpa peran teman-teman para jurnalis, peran dari PWI, dari Siwo khususnya," tuturnya.

Menteri Amali meyakini dengan memulai DBON maka target-target sasaran utamanya akan dapat dicapai secara maksimal, yakni mencetak atlet-atlet berkaliber internasional.

Penyandang gelar doktor ilmu pemerintahan itu menjelaskan Kemenpora telah memulai upaya tersebut dengan menggandeng perguruan tinggi untuk membentuk sentra pemusatan latihan olahraga di 10 provinsi.

Memang target pembentukan 10 sentra pemusatan latihan olahraga itu baru terealisasi sebagian, salah satunya di Universitas Negeri Surabaya (Unesa).

"Jadi, mereka berlatih di situ dengan fasilitas yang lengkap, laboratorium sports science, dengan para pelatih, dengan SDM yang cukup dan mereka juga sekolah," tutur Menteri Amali.

Penerima gelar profesor kehormatan dari Universitas Negeri Semarang (Unnes) itu tidak mau pemusatan latihan justru membuat pendidikan para atlet telantar.

"Sekolahnya tetap terjaga dan latihannya tetap terjamin baik," tuturnya.

Menteri Amali juga mengharapkan anak-anak yang ditempatkan di sentra-sentra pemusatan lathan bisa berlaga dan berprestasi pada Olimpiade 2032 di Brisbane, Australia.

"Kami akan jaga karena ini anak-anak lulusan SD, anak-anak usia 12 tahun," tegasnya.(dkk/JPNN.com)

Simak! Video Pilihan Redaksi:


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag
Menpora   Zainudin Amali   Kemenpora   DBON   PWI   SIWO  

Terpopuler