Pesawat Timpa Pemukiman, 153 Penumpang Hangus

Senin, 04 Juni 2012 – 19:19 WIB
Pesawat Dana Airline yang jatuh menimpa pemukiman di Nigeria, Minggu (3/6). Foto : AFP

LAGOS - Sebuah pesawat dengan 153 penumpang jatuh dan meledak di sebuah wilayah pemukiman di kota Lagos, Nigeria Minggu (3/6) kemarin. Seluruh penumpang dikabarkan tewas sementara bangunan di lokasi terlihat hancur berkeping-keping.
 
Dilaporkan AFP, Senin (4/6) beberapa warga di tempat kejadian juga tewas. Menurut petugas penyelamat, setidaknya 10 mayat warga yang hangus terbakar telah dievakuasi dari bawah reruntuhan bangunan yang di antaranya terdiri dari gereja, kantor percetakan dan apartemen 2 lantai.

Presiden Goodluck Jonathan langsung menyatakan masa berkabung nasional selama 3 hari untuk menghormati para korban. Jonathan juga langsung memerintahkan penyelidikan intensif atas kejadian ini.

Penyebab jatuhnya pesawat milik maskapai lokal Dana Airline ini masih samar. Namun demikian, petugas di lokasi telah berhasil menemukan kotak hitam pesawat dan menyerahkannya pada pihak yang berwenang untuk membantu penyelidikan atas penyebab kecelakaan.

Beberapa warga menyebutkan pesawat tersebut jatuh menukik tajam sebelum mencium tanah. Sementara sebagian saksi lainnya mengatakan, burung besi tersebut sempat terbang naik turun sebelum jatuh.

Upaya pencarian korban dipersulit oleh besarnya kobaran api dan kepulan asap. “Pesawat yang jatuh merupakan milik Dana (Airline) yang terbang dari (ibukota) Abuja ke Lagos dengan 153 penumpang,” kata kepala otoritas penerbangan Nigeria Harold Demuren. Menurutnya, petugas penyelamat sama sekali tidak menemukan korban selamat.

Seorang juru bicara Dana Airline telah mengkonfirmasi bahwa pesawat mereka terlibat dalam kecelakaan tersebut. “Kami kehilangan komunikasi dengan pesawat tersebut. Kami akan segera mengeluarkan pernyataan resmi untuk mengomentari insiden ini,” katanya.(AFP/ara/jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Muncul di TV, Assad Bantah Tragedi Houla


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler