Pesenam Trampolin Asian Games 2018 Belum Gajian 2 Bulan

Senin, 23 Juli 2018 – 01:41 WIB
Ilustrasi Asian Games 2018. Foto: Ricardo/JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Para pesenam putra nomor trampolin proyeksi Asian Games 2018 belum menerima honor dalam dua bulan terakhir.

Hal itu terjadi karena pelatnas khusus senam trampolin baru bergulir sejak Juni 2018 lalu.

BACA JUGA: IWF Larang 15 Lifter Tiongkok Tampil di Asian Games 2018

Karena itu, PB Persani membutuhkan solusi untuk mengatasi masalah tersebut.

Secara teknis, anggaran pelatnas cabor senam masih merujuk pada dana yang disiapkan Kemenpora.

BACA JUGA: Sebelum Umumkan Skuat, Luis Milla Gelar TC Pemungkas

Berbeda dengan nomor lomba yang lain, trampolin memang terbilang telat menggelar pelatnas. 

Sebab, ada mispersepsi antara PB Persani dan Kemenpora terkait nomor trampolin.

BACA JUGA: Ini Daftar Nama Pemain Timnas U-23 di TC di Bali

“Sejak awal kami masukkan trampoline untuk masuk anggaran pelatnas. Namun, waktu itu tidak diasese,” ujar manajer pelatnas senam Dian Arifin, Sabtu (21/7).

Dian menyebutkan, pihaknya juga mencarikan solusi terkait masalah tersebut.

Salah satunya dengan menggandeng Houbi Urban Adventure Park di Pondok Indah, Jakarta Selatan.

“Kami ada alat yang dititipkan di sana. Solusinya, atlet kami berlatih dan diberikan akomodasi di sana,” terang Dian.

Saat ini ada dua atlet trampolin yang menjalani pelatnas, yakni Yudha Tri Aditya dan Dimas Sindhu Aji yang didampingi Lalu Manurung.

Pelatnas trampolin membutuhkan sekitar Rp 71 juta per bulan.

Perinciannya, honor Rp 8 juta per atlet, Rp 10 juta untuk pelatih, juga akomodasi Rp 500 juta per hari per atlet.

“Kami bukannya mengeluh, tetapi mencoba mencari yang terbaik,” ujar Dian. (nap)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Prestasi Zohri Picu Semangat Timnas Atletik Asian Games 2018


Redaktur & Reporter : Ragil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler