Petir Hentikan Laga Persib di Tasikmalaya

Senin, 20 Februari 2017 – 05:20 WIB
Laga uji coba Persib versus tuan rumah Persikotas terpaksa dihentikan karena cuaca buruk. Foto: Deni Nurdiansyah/Radar Tasikmalaya

jpnn.com - jpnn.com -Pertandingan uji coba antara Persikotas vs Persib di Stadion Wiradadaha Kota Tasikmalaya, Minggu sore (19/2) hanya berjalan kurang dari 15 menit.

Laga terpaksa dihentikan karena hujan deras disertai petir mengguyur Kota Resik ini sejak laga dimulai. Efeknya lapangan tergenang. Bola pun sulit bergerak. Ditambah lagi, stadion yang baru direnovasi itu belum memiliki lampu untuk menggelar laga di malam hari.

BACA JUGA: Persib Puas Performa Pemain Muda, Luar Biasa!

Radar Tasikmalaya melaporkan, hujan deras sudah mengguyur Kota Tasik sejak skuat Maung Bandung tiba di Puri BKR 7 Jalan BKR, Tawang pukul 14.00. Di tempat makan itu, para bintang Persib dan ofisial beristirahat. Sekitar pukul 15. 00, mereka berangkat menuju Stadion Wiradadaha –yang jaraknya tidak sampai 3 kilometer itu.

Di stadion kebanggaan warga Tasikmalaya ini, 10.000 bobotoh telah setia menunggu. Mereka tak sabar menyaksikan laga antara klub kebanggaan warga Jawa Barat dengan tim kebanggaan warga Kota Tasikmalaya.

BACA JUGA: Djadjang Sesalkan Persib Gagal Clean Sheet

Di saat hujan belum reda, pukul 15. 30, kick off babak pertama dimulai. Persib memakai kaos biru tua, sementara Persikotas memakai kaos putih bercorak hijau. Mereka memulai pertandingan. 

Saat laga baru berjalan sekitar lima menit, hujan malah semakin deras. Bahkan disertai sambaran kilat. Petir. Sontak para pemain dan penonton langsung menunduk. Namun pertandingan tetap berjalan. Selang beberapa detik, petir kembali menyambar. Khawatir dengan kondisi pemain, wasit akhirnya meniup peluit. Laga dihentikan sementara.

BACA JUGA: Persib Waspadai Marlon da Silva

Sekitar lima belas menit, para penonton menunggu pertandingan dimulai. Namun cuaca semakin tidak menentu. Hujan masih sangat deras. Jogging track tergenang. Lapangan juga bernasib sama.

Persib dan Persikotas akhirnya sepakat mencoba melanjutkan pertandingan. Tantan, Wildansyah, Erick Weeks dan Shohei Matsunaga dan para pemain Persib lainnya kembali ke lapangan. Pun dengan Persikotas, Suwita Pata, Aji Nurfizal dan Cucu Hidayat serta lainnya meladeninya. Mereka bermain sekitar tujuh menit. Karena sambaran petir kembali terjadi. Pertandingan pun berakhir.

Beberapa menit kemudian pelatih Persib Djajang Nurjaman (Djanur) ditemani penitia pertandingan naik ke tribun VIP. Di depan 10.000 bobotoh, legenda hidup Maung Bandung ini meminta maaf atas penghentian pertandingan. ”Saya meminta maaf kepada para bobotoh yang berasal dari penjuru Tasikmalaya, karena pertandingan tidak bisa berlanjut,” ujarnya.

Djanur mengaku sebagai orang yang paling bertanggung jawab atas semua pemain Persib. Untuk itu, pelatih yang membawa Persib menjuarai ISL 2014/2015 tidak mau mengambil resiko. ”Saya tidak mau terjadi apa-apa pada para pemain, apalagi hujan ini disertai petir yang begitu mengerikan,” terangnya.

Manager Persikotas H Dudi Mulyadi mengatakan sebenarnya tim yang dipimpinya siap bertanding walaupun kondisi cuaca sangatlah buruk. ”Tapi dari pihak Persib memang tidak bisa melanjutkan,” terangnya.

Dudi mengaku kecewa karena pertandingan yang ditunggu-tunggu masyarakat Kota Tasikmalaya tidak bisa dilanjutkan. ”Jelas kecewa tapi masalah cuaca tidak bisa ditebak,” bebernya.

Dudi mengatakan total tiket yang terjual dalam laga kemarin mencapai 10 ribu lembar. ”Terdiri dari tiket VIP yang harganya Rp 100 ribu berjumlah 1000 lembar. Sementara untuk tribun terjual 9000 lembar,” terangnya. Harga tiket tribun Rp 30.000 per lembar.

Jadi, jika ditotalkan, uang dari tiket yang terkumpul sebesar Rp 370 juta. Rinciannya, Rp 100 juta dari penjualan tiket VIP dan Rp 270 juta dari tiket tribun.

”Untuk mendatangkan Persib saja harus mengeluarkan Rp 100 juta, sedangkan sisanya digunakan untuk berbagai hal seperti perizinan, keamanan, perangkat pertandingan, wasit dan masih banyak lagi,” ujarnya.

Dudi menjamin tidak ada keuntungan yang diambil dari hasil penjualan tiket dalam laga tersebut. ”Sama sekali tidak ada keuntungan yang diambil. Terus apa ada kerugian? Saya belum bisa menghitung,” bebernya.

Soal laga ulang Persikotas vs Persib, dia menjanjikannya. Pertandingan itu akan digelar usai Piala Presiden 2017. “Karena ada jeda sebelum lanjut ke Liga 1 dan mereka (Persib, Red) sudah bersedia,” terangnya.

Lalu bagaimana dengan usulan tiket gratis? Dudi mengatakan sangat berat untuk merealisasikannya. ”Kalau gratis agak berat juga. Paling ada diskon atau potongan,” katanya.

Menurut dia, diskon yang akan dipasang mencapai 50-60%. ”Jadi kalau yang tadinya tiket VIP Rp 100 ribu bisa dibeli hingga Rp 40 ribu, sementara untuk tribun yang tadinya dijual Rp 30 ribu bisa ditarif dengan harga Rp 10-15 ribu,” terangnya.

Pihak event organizer (EO) laga Persikotas vs Persib, terang Dudi, sudah menyetujui tentang usulan tersebut. ”Mereka sudah menyanggupi, tinggal menunggu Persib datang kembali ke Kota Tasikmalaya,” ucapnya.

Dudi mengatakan pemberian diskon untuk tiket pertandingan Persikotas vs Persib nanti itu sebagai upayanya mengobati kekecewaan penonton yang sudah rela mengantre dan datang berdesakan ke Stadion Wiradadaha. “Kami akan datangkan lagi Persib ke Tasik. Dengan tiket 50 persen di bawah harga saat ini. Karena refund tiket kita tidak bisa melakukannya,” tuturnya. (den/igi/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Pelatih PSM Puji Winger Persib


Redaktur & Reporter : Adek

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag
Persib   Bobotoh  

Terpopuler