Petrokimia Gresik Raih Proper Emas dari Kementerian LHK

Rabu, 29 Desember 2021 – 21:29 WIB
Program literasi Petrokimia Gresik. Foto: Petrokimia Gresik

jpnn.com, JAKARTA - PT Petrokimia Gresik untuk pertama kalinya meraih penghargaan Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan (Proper Emas) dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo mengatakan capaian itu merupakan buah kerja keras perseroan dalam membangun kelestarian lingkungan.

BACA JUGA: Standar Pelaporan Petrokimia Gresik Meraih Gold Rank di ASRRAT 2021

Dia memastikan apresiasi dari KLHK makin memotivasi pegawai untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan lingkungan hidup.

"Lima dekade usia Petrokimia Gresik akhirnya bisa meraih Proper Emas. Ini membuktikan bahwa Petrokimia Gresik adalah perusahaan yang ingin terus maju dan sustain," ujarnya.

BACA JUGA: Berpapasan dengan Polisi, ZZ Todongkan Senjata, Dor Dor

Dwi Satriyo mengatakan selama ini Petrokimia Gresik telah melaksanakan penugasan untuk penyediaan pupuk dan solusi agroindustri, dengan tetap melaksanakan kegiatan operasional melalui aspek-aspek lingkungan hidup.

Salah satu pemicu Petrokimia Gresik telah memenuhi kriteria Proper Emas ialah program CSR Literasi (Lingkungan Peternakan Sapi Terintegrasi) yang dijalankan di Desa Sumbersari, Kec Sambeng, Kab Lamongan.

BACA JUGA: Kasus Anak Kiai di Jombang, Kapolda Jatim Irjen Nico Mengaku Didatangi

Program ini melahirkan inovasi sosial yang mampu menjawab beberapa masalah di lingkungan Desa Sumbersari melalui Bank Literasi.

Selain itu, mendorong local hero untuk menciptakan program insklusif untuk kesejahteraan masyarakat Desa Sumbersari dan sekitarnya.

Di sisi lain, inovasi Petrokimia Gresik di bidang industri selama 2021 juga berkontribusi pada perolehan Proper Emas.

Melalui berbagai inovasi tersebut, Petrokimia Gresik mampu menghemat biaya operasional hingga Rp 258 miliar.

Untuk itu, Dwi Satriyo menegaskan bahwa pengelolaan lingkungan saat ini bukan lagi sebatas kewajiban, tetapi sudah menjadi kebutuhan sebuah industri dalam upaya meningkatkan daya saing. (rdo/jpnn)

Yuk, Simak Juga Video ini!

BACA ARTIKEL LAINNYA... Pria Paruh Baya dengan Uang Berlimpah Ini Beli 13 Gadis Belia, Buat Orang Tua, Waspada!


Redaktur & Reporter : Rasyid Ridha

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler