Piala Presiden Cabang Bulu Tangkis Berhadiah Rp 1,5 Miliar, tetapi Dibagi Dua ya

Selasa, 26 Juli 2022 – 03:00 WIB
Ketua Umum PP PBSI Agung Firman Sampurna (tiga dari kanan) bersama beberapa pemain dan pihak-pihak yang terlibat dalam kejuaraan bulu tangkis Piala Presiden berfoto bersama setelah konferensi pers di Pelatnas Cipayung, Jakarta, Senin (25/7). Foto: Antara

jpnn.com, JAKARTA - Piala Presiden 2022 cabang bulu tangkis berhadiah uang Rp 1,55 miliar. Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) menyambut antusias kejuaraan ini karena baru pertama kali digelar.

Menurut Wakil Ketua Pelaksana Piala Presiden 2022 Edi Sukarno, hadiah itu akan dibagi dua, yaitu Rp 500 juta bagi Pengurus Provinsi (Pengprov) dan Rp 555 juta sisanya dibagikan kepada atlet-atlet yang menjadi juara.

BACA JUGA: Ginting, Apriyani, Hingga Fadia Umbar Harapan untuk Piala Presiden 2022

"Perinciannya, pengprov yang menjadi juara umum akan mendapat dana pembinaan Rp 250 juta, peringkat kedua Rp 150 juta, dan ketiga dapat Rp 100 juta," kata Edi di Pelatnas PBSI Cipayung, Jakarta Timur, Senin (25/7).

Gelar juara umum akan diberikan kepada pengprov dengan jumlah juara terbanyak yang berhasil diraih atlet-atletnya. Sementara itu, atlet akan mendapat besaran hadiah tersendiri.

BACA JUGA: PBSI Menggelar Turnamen Bulu Tangkis Piala Presiden 2022 untuk Pertama Kali, Ini Jadwalnya

Edi menjelaskan jumlah atlet yang bisa diikutkan oleh setiap pengprov bergantung pada jumlah pemain binaan di provinsi masing-masing.

"Kuotanya, jika pengprov punya lebih dari 6.000 atlet yang terdaftar secara resmi, boleh mengirimkan lima orang di masing-masing nomor. Kalau di bawah 5.000, hanya boleh maksimal dua orang. Kalau atletnya di bawah 1.000 orang, hanya bisa mendaftarkan satu orang per nomor," papar Edi.

BACA JUGA: Piala Presiden 2022 Sukses Digelar, Ketum PSSI Sampaikan Terima Kasih Kepada 2 Tokoh Ini

Hingga hari terakhir pendaftaran pada 19 Juli, ada 620 atlet yang datang dari 30 provinsi di Indonesia

Hanya ada empat wilayah yang absen dalam kejuaraan ini, yaitu Nusa Tenggara Timur, Maluku, Maluku Utara, dan Papua Barat.

Seluruh peserta akan berlaga pada 11 nomor yang terbagi ke dalam tiga kategori utama, yaitu kelompok anak-anak U-13, kelompok pemula U-15, dan kelompok remaja U-17.

Kategori U-13 mempertandingkan nomor tunggal putra dan tunggal putri, U-15 tunggal putra/putri dan ganda putra/putri. Terakhir ialah U-17 yang memainkan lima nomor yaitu tunggal putra/putri, ganda putra/putri ditambah ganda campuran.

Jika memiliki pemain binaan dengan jumlah lebih dari 6.000 orang, pengprov bisa mengisi kuota maksimal 55 atlet di ajang Piala Presiden 2022.

"Pengprov dengan jumlah pemain terbanyak ada DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, dan banyak lagi. Pemain binaan ini tidak hanya yang usianya anak-anak atau muda, tetapi dihitung sampai senior. Namun, kejuaraan ini dikhususkan untuk pemain usia anak hingga remaja," ujarnya. (antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Tarmizi Hamdi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler