Pihak Asing Diduga Ikut Campur Soal Buku tentang Israel

Minggu, 17 Desember 2017 – 23:25 WIB
Wakil Ketua MPR Mahyudin dalam acara Silaturahmi Kebangsaan di Samarinda, Kalimantan Timur, Sabtu (16/12). Foto: MPR

jpnn.com, BONTANG - Wakil Ketua MPR Mahyudin meminta pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) untuk menarik buku pelajaran sekolah dasar yang menyebutkan ibu kota Israel adalah Yerusalem.

"Saya kira ditarik saja buku itu. Karena yang kita tahu ibukota Israel itu adalah Tel Aviv. Bukan Yerusalem," kata Mahyudin usai menyampaikan Sosialisasi Empat Pilar MPR kepada Majelis Taklim Nur Hasanah di Oak Tree Hotel, Bontang, Kalimantan Timur, Minggu (17/12).

BACA JUGA: Mahyudin: Kita Ini Sedang Darurat Korupsi

Publik belakangan ini dikejutkan dengan buku pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) untuk siswa kelas VI SD yang menyebutkan ibu kota Israel adalah Yerusalem. Buku pelajaran SD itu sudah beredar sejak 2008 lalu.

Mahyudin mengaku tidak mengetahui persis pihak yang mengeluarkan dan mengedarkan buku tersebut.

BACA JUGA: Zulkifli Hasan: Yang Radikal Donald Trump, Bukan Umat Islam

Meski demikian Kemendikbud tetap harus bertanggung jawab atas peredaran buku itu.

"Saya tidak tahu siapa yang mengeluarkan buku itu, apakah dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan atau swasta. Saya kira Mendikbud harus bertanggung jawab," ujarnya.

BACA JUGA: Zulkifli Hasan: Membela Palestina adalah Amanat Pancasila

Menurut Mahyudin, jika dalam buku pelajaran SD itu Indonesia sudah lebih dulu mengatakan bahwa ibu kota Israel adalah Yerusalem maka hal ini merupakan sebuah kesalahan yang fatal.

"Ini namanya keterlaluan. Saya kira buku itu harus diperbaiki," tegasnya.

Dari kasus ini, Mahyudin menduga ada pihak-pihak tertentu yang bermain di balik kesalahan fatal itu.

"Sering saya bilang ada pengaruh intervensi asing dalam pengambilan kebijakan-kebijakan. Tidak tertutup kemungkinan ada yang bermain ke dalam kemudian membuat buku itu," sebut Mahyudin menduga-duga.

Selain menarik buku yang menyebutkan ibu kota Israel adalah Yerusalem, Mahyudin juga minta Kemendikbud untuk melakukan pengawasan lebih ketat terhadap buku-buku pelajaran.

"Kita harus hati-hati," ucapnya.(adv/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Ketua MPR: Jangan Ada yang Merasa Paling Pancasila


Redaktur & Reporter : Natalia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag
MPR  

Terpopuler