Pindah Hari, Kesuksesan Grammy Awards Diragukan

Minggu, 14 Februari 2016 – 10:09 WIB
Grammy Awards. Foto: www.acceleratetv.com

jpnn.com - NEWYORK--Pesta besar insan musik dunia Grammy Awards tinggal menghitung hari. Pada penyelenggaraan tahun ini, ada hal berbeda dan itu baru dilakukan kali pertama sepanjang sejarah.  The 58th Grammys akan dilangsungkan Senin malam (15/2) atau Selasa pagi WIB. Senin, bukan Minggu seperti biasanya.

Menurut perwakilan The Recording Academy, panitia Grammy, Neil Portnow, pergeseran jadwal itu mempertimbangkan ’’padatnya’’ perayaan di Amerika Serikat (AS) pada akhir pekan ini. Minggu adalah Hari Kasih Sayang. Lalu, Senin warga Amerika libur Hari Presiden.

BACA JUGA: Dulu Renggang, Sekarang Taylor Swift dan Selena Gomez akan Duduk Bersama

Hari Presiden atau Presidents Day adalah hari libur yang dirayakan setiap Senin ketiga pada Februari. Libur tersebut untuk menghormati hari lahir mantan Presiden AS George Washington dan Abraham Lincoln. Keduanya lahir pada Februari.

 ’’Tentu kami tidak bisa memaksakan Grammy ’mencuri’ perayaan besar yang lain. Kami rasa show pada Senin malam bakal menjadi penutup deretan perayaan yang manis,’’ paparnya.

BACA JUGA: Jupe: Sorry, Saya Bukan Cewek Simpenan

Memindahkan agenda penghargaan ke Senin memang bukan hal yang lazim. Banyak pihak memprediksi, gaung Grammy Awards bakal meredup.

’’Senin malam bukan prime time untuk acara TV. Selain itu, potensinya meledak di sosial media juga kurang,’’ ungkap kolumnis Forbes Hugh McIntyre.

BACA JUGA: Taylor Swift Hadir, tapi Tetap Adele yang Dirindukan

Apalagi, Grammy tahun sebelumnya terbilang ’’sukses’’ menghimpun para pencinta musik. Acara yang diselenggarakan 8 Februari tahun lalu itu ditonton 27 juta pasang mata. Sementara itu, di sosial media, tercatat 20,9 juta unggahan dengan tema Grammy. Pemindahan jadwal tersebut tentu akan berpengaruh kepada banyaknya view acara tersebut.

Meski demikian, tim pelaksana Grammy Awards tetap optimistis acara tersebut bakal sukses. Bahkan, tahun ini mereka mengusung moto witness greatness (menyaksikan kemegahan).

 ’’ 2015 adalah tahun yang menarik. Kami yakin tahun ini kami mampu mempertahankan Grammy sebagai perayaan terbesar di dunia musik,’’ ungkap Neil Portnow, presiden sekaligus CEO The Recording Academy. (billboard/forbes/fam/c4/jan/flo/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Bakal Ada Adele, Awas Baper!


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler