PKS Minta Jokowi Batalkan Kado Pahit Awal 2017

Kamis, 05 Januari 2017 – 14:39 WIB
Ketua Fraksi PKS DPR Jazuli Juwaini (berpeci) bersama Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah. Foto: dokumen JPNN.Com

jpnn.com - JPNN.Com - Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPR meminta Presiden Joko Widodo menunda atau membatalkan kebijakan menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) dan tarif dasar listrik (TDL) pada awal tahun 2017 ini.

Ketua Fraksi PKS DPR Jazuli Juwaini menyatakan, pemerintah seharusnya mengevaluasi kembali kebijakan itu dengan menimbang kondisi riil masyarakat saat ini yang mengalami kesulitan ekonomi.

BACA JUGA: Duh, Harga-harga Mahal, Tarif Urus STNK Naik

"Sikap Fraksi PKS ini konsisten dengan pandangan fraksi saat pembahasan RAPBN 2017. Kami menilai dari berbagai indikator ekonomi dan kesejahteraan, rakyat masih sulit secara ekonomi, angka pengangguran masih tinggi, sementara daya beli masyarakat masih rendah," katanya, Kamis (5/1).

Melihat realitas itu, katanya, tidak bijak jika pemerintah menambah beban ekonomi rakyat dengan menaikkan harga BBM dan TDL. Karena itu, FPKS meminta kepada Presiden Joko Widodo untuk membatalkan atau menunda kenaikan harga BBM dan TDL.

BACA JUGA: Hari Ini, Harga BBM Naik Lagi

"Kebijakan ini akan menambah kesulitan dan penderitaan rakyat khususnya rakyat kecil," tuturnya.

Jazuli pun menyarankan pemerintah agar terlebih dahulu fokus pada upaya peningkatan fundamental kesejahteraan rakyat sebelum mengambil kebijakan menaikkan harga-harga kebutuhan masyarakat.

"Kalau diterapkan dalam kondisi ekonomi rakyat yang sulit sekarang, jelas ini akan menjadi kado pahit tahun baru 2017," pungkasnya.(fat/jpnn)


Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler