PLN Luncurkan Stasiun Cas Kendaraan Elektrik, Ini Istimewanya

Selasa, 29 Oktober 2019 – 23:29 WIB
Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di kawasan Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (29/10). Foto: Dedi Sofyan/JPNN.Com

jpnn.com, JAKARTA - PT PLN Persero meluncurkan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di kawasan Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (29/10). SPKLU di kantor PLN Unit Distribusi Jakarta Raya itu merupakan fasilitas pendukung untuk kendaraan listrik.

General Manager PT PLN Persero Ihsan Asaad mengatakan, peresmian SPKUL itu merupakan komitmen perusahaan pelat merah tersebut dalam mendukung kendaraan listrik di Indonesia. Menurutnya, PLN telah mendapatkan tugas dari pemerintah melalui Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (Battery Electric Vehicle) untuk Transportasi Jalan.

BACA JUGA: Cara Mitsubishi Dukung Perkembangan Mobil Listrik di Jakarta

"Kami ditugaskan pemerintah sesuai Perpres No 55, pertama kali menyiapkan charging station. Dua minggu lalu telah ditandatangani MOU dengan 20 swasta dan BUMN untuk bersama-sama mengembangkan kendaraan berbasis listrik," ujar Ihsan.

Lebih lanjut Ihsan menjelaskan, ada tiga unit SPKLU di depan kantor PLN Unit Distribusi Jakarta Raya itu. Yakni SPKLU ultra fast charging, fast charging dan normal charging.

BACA JUGA: PLN Meresmikan SPKLU di Empat Kota

Satu unit SPKLU ultra fast charging memiliki 4 soket sehingga bisa melayani empat mobil sekaligus. Adapun fast charging memiliki 3 soket.

"Saat ini di depan gedung kami sudah terpasang tiga satu ultra fast charging 150 kW yang bisa cas empat mobil secara simultan buat mobil Eropa dan Jepang. Kemudian ada satu unit fast charging 50 kW DC ada tiga colokan. Dan satu charging normal dan satu lagi charging untuk sepeda motor dan Grab Wheel," tutur Ihsan.

Menurut Ihsan, pembangunan SPKLU merupakan bukti komitmen PLN terhadap perkembangan mobil listrik. Ihsan juga mengharapkan perkembangan mobil listrik di Indonesia bisa menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) dan gas sehingga bisa membantu mengurangi defisit APBN.

"SPKLU ini merupakan yang pertama kali di Jakarta untuk mobil listrik, tidak kalah sama BPPT, 150 kW. Ini komitmen kami mendorong kendaraan listrik," imbuhnya.(mg9/jpnn)


Redaktur & Reporter : Dedi Sofian

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag
mobil listrik   SPKLU   PLN  

Terpopuler