PLN Terima Pasokan Batu Bara, Pengusahaa Taat Aturan DMO

Sabtu, 29 Januari 2022 – 13:34 WIB
Pengiriman batu bara dari PT AGM ke PLN kembali lancar. Foto Batu Bara: Antara

jpnn.com, JAKARTA - PT Antang Gunung Merantus (AGM) memasok kebutuhan batu bara PLN pascakesepakatan berdasarkan kontrak yang telah disepakati kedua pihak minggu lalu di Jakarta.

Kapal tongkang PT AGM telah memuat dan mengirim perdana batu bara untuk sekitar 7.500 metrik ton melalui terminal PT Tapin Coal Terminal (TCT) di Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan pada Kamis (28/1).

BACA JUGA: PT AGM Percepat Pengiriman Batu bara 500 Ribu MT ke PLN

Kapal tongkang BG Nusantara 3003 yang berukuran 300 feet memuat sebagian dari total 500 ribu metrik ton batu bara tersebut dikirim melalui terminal PT TCT.

“Terminal kami terbukti dapat melayani kebutuhan pengangkutan batubara PT AGM dengan baik. Tentu ini adalah bentuk dukungan kami untuk pemenuhan kebutuhan batu bara PLN,” kata Markus A. Wibisono, Direktur PT TCT dalam keterangannya kepada wartawan, hari ini.

BACA JUGA: Smart Web Commerce, Terobosan Terbaru dari Ritel Matras AGM

PT AGM telah menghentikan operasional pengiriman batu bara, untuk pemenuhan penugasan kebutuhan dalam negeri atau domestic market obligation (DMO).

Hal itu dilakukan sejak 28 November 2021.

Namun, PT AGM telah mengangkut batu bara sebanyak 82.038,55 metrik ton di Terminal PT TCT.

Batu bara PT AGM yang akan masuk ke Terminal PT TCT terus bertambah sesuai target PT AGM sekitar 35 ribu metrik ton batu bara per hari.

PT TCT telah menyediakan delapan stockpile yang dimiliki untuk digunakan PT AGM dengan kapasitas sekitar 80 ribu metrik ton.

"PT TCT juga memenuhi permintaan PT AGM agar jam operasional PT TCT dibuka selama 24 jam," ujar Markus.

PT AGM dapat mengirimkan batu bara untuk kebutuhan PLN melalui Terminal PT TCT dengan harga khusus sebesar Rp 16 ribu per metrik ton, meski harga kontrak umum yang berlaku saat ini sebesar Rp 60 ribu per metrik ton.

"Terminal PT TCT merupakan salah satu terminal batu bara terbesar di Indonesia yang memiliki 28 stockpile dengan kapasitas mencapai 300 ribu metrik ton dan kapasitas muat hingga 90 ribu metrik ton per hari," ujar Markus. (mcr10/jpnn)


Redaktur & Reporter : Elvi Robia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag
PT AGM   batu bara   DMO   PLN   Ekonomi  

Terpopuler