PMI dan IFRC Gandeng Pos Indonesia Salurkan Bantuan Untuk Korban Erupsi Semeru

Kamis, 16 Juni 2022 – 06:01 WIB
Penyaluran BNT kepada ribuan KK korban erupsi Gunung Semeru, Lumajang. Foto: dok Pos Indonesia

jpnn.com, LUMAJANG - Sebanyak 1.650 kepala keluarga (KK) terdampak Erupsi Gunung Semeru menerima bantuan non-tunai (BNT) pada Selasa kemarin.

Penyerahan bantuan dilakukan Palang Merah Indonesia (PMI), Pemkab Lumajang, PT Pos Indonesia, dan Federasi Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional (IFRC).

BACA JUGA: Pos Indonesia Kembali Dipercaya Menyalurkan BLT Minyak Goreng

Sekretaris Jenderal Palang Merah Indonesia (PMI) Sudirman Said mengatakan BNT merupakan dukungan dari IFRC kepada keluarga terdampak erupsi.

"Kami memberikan bantuan sebesar Rp 1,5 juta yang pada prosesnya nanti dibantu oleh PT Pos Indonesia untuk pencairan dana yang diberikan, dengan target selama 14 hari," kata dia dalam siaran pers.

BACA JUGA: Perkuat Digital Ekosistem Logistik, Sentral Cargo Gandeng PT Pos Indonesia

"Tentunya kami berharap bantuan ini bisa bermanfaat bagi masyarakat secara maksimal ke depan untuk membantu memulihkan ekonomi."

Direktur Utama PT Pos Indonesia Faizal Rochmad Djoemadi menyatakan apresiasi atas keterlibatan Pos dalam kegiatan tersebut.

BACA JUGA: Buku ini Mengungkap Tips Bermain Cinta secara Islami, Suami Istri Wajib Baca

"Saya mengapresiasi Pak Sudirman Said mengajak Pos Indonesia memberikan bantuan kemanusiaan untuk korban bencana Semeru," kata Faizal.

Kerja sama yang baik antara PMI dan Pos Indonesia dalam menyalurkan bantuan kepada korban bencana alam ini diharapkan dapat menjadi contoh kegiatan serupa di negara lain.

"PMI dan Pos Indonesia punya anggota di 192 negara, kami ada di setiap negara. Kerja sama ini tidak hanya di Indonesia, tetapi global."

"Cara ini bisa dicontoh oleh Universal Postal Union di negara lain, Indonesia menjadi pilot project dan pioneer dalam penyaluran bantuan kepada korban bencana," ucap Faizal.

Sebelumnya, PMI telah melakukan assesment di dua kecamatan, yaitu Candipuro dan Pronojiwo terkait dengan masyarakat terdampak yang perlu mendapatkan bantuan.

Selain itu, PMI juga bekerja sama dengan Pemkab Lumajang untuk melakukan koordinasi lebih lanjut, baik dengan dinas terkait maupun tingkat Desa.

Selain menyerahkan BNT, PMI juga mengerahkan dua unit hagglunds, dan menyalurkan air bersih sebanyak 1.272.420 liter.

Selain itu, melakukan pemasangan pipa sepanjang 7,3 kilometer di wilayah Kecamatan Pasrujambe, ditambah bantuan 10 toren air bersih, serta membangun lima unit toilet.

Selama masa rehabilitasi dan rekonstruksi, PMI juga membantu membangun 69 hunian sementara bagi warga terdampak guguran awan panas dari Gunung Semeru. (rdo/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Suzuki Hayabusa 2022 Bersolek, Intip Harganya


Redaktur & Reporter : M. Rasyid Ridha

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler